Impor Konsumsi, Bahan Baku, dan Barang Modal Meningkat pada Juni 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kinerja impor Indonesia pada bulan Juni 2026 mencapai US$ 25,91 miliar, atau naik 34,27% year on year (yoy) atau bila dibandingkan periode sama tahun lalu

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, peningkatan impor ini didorong oleh seluruh komponen pendukung utamanya. Yakni impor konsumsi, bahan baku penolong, dan barang modal.

“Peningkatan impor secara tahunan utamanya didorong oleh impor bahan baku/penolong naik 38,94% yoy dengan andil 26,94%,” tutur Ateng dalam konfernesi pers, Senin (3/8/2026).


Baca Juga: BPS Catat Neraca Perdagangan Indonesia Defisit US$ 0,45 Miliar Pada Juni 2026

Adapun impor barang konsumsi tercatat sebesar US$ 2,11 miliar atau naik 17,46% yoy, impor bahan baku penolong sebesarUS$ 18,55 miliar atau naik 38,94% yoy, dan impor barang modal sebesar US$ 5,25 miliar atau naik 26,53% yoy.

Secara kumulatif, kinerja impor dari Januari hingga Juni 2026 mencapai US$ 137,24 miliar atau naik 18,69% yoy. Kinerja impor migas tercatat sebesar US$ 22 miliar atau naik 38,71% yoy, dan impor non migas sebesar 15,50% yoy.

Kinerja impor secara kumulatif meningkat dengan andil utamanya adalah impor bahan baku penolong dengan andil sebesar 13,15% atau mencapai US$ 97,95 miliar dan meningkat 18,38% yoy.

Kemudian disumbang juga oleh impor barang modal US$ 27,36 miliar atau naik 20,50%, dan impor konsumsi mencapai US$ 11,93 miliar  atau naik 17,13% yoy.

Baca Juga: BPS Catat Impor Pada Juni 2026 Meningkat 3,27% Menjadi US$ 25,91 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News