JAKARTA. Tanpa pembatasan impor produk hortikultura, petani lokal memang bisa terpukul. Contohnya, petani bawang merah yang saat ini terpukul harga jual panen mereka berada dibawah normal karena impornya semakin deras masuk pasar lokal. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada periode Januari-Oktober 2011 volume bawang merah impor sebesar 156.488 ton, meningkat 141,17% dibandingkan periode sama tahun lalu. Nilai impor juga melonjak 157,17% menjadi US$ 75,47 juta. "Akibatnya, harga bawang merah lokal tertekan," kata Juwari, Ketua Asosiasi Bawang Merah Brebes, Jumat (16/12). Harga bawang merah di Brebes sekarang hanya Rp 3.500 per kg. Harga ini masih di bawah biaya produksi Rp 5.000-Rp 6.000 per kg. "Sebelumnya, harga malah sempat jatuh di bawah Rp 2.500 per kg," keluh Juwari.
Impor membludak, harga bawang lokal terus merunduk
JAKARTA. Tanpa pembatasan impor produk hortikultura, petani lokal memang bisa terpukul. Contohnya, petani bawang merah yang saat ini terpukul harga jual panen mereka berada dibawah normal karena impornya semakin deras masuk pasar lokal. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada periode Januari-Oktober 2011 volume bawang merah impor sebesar 156.488 ton, meningkat 141,17% dibandingkan periode sama tahun lalu. Nilai impor juga melonjak 157,17% menjadi US$ 75,47 juta. "Akibatnya, harga bawang merah lokal tertekan," kata Juwari, Ketua Asosiasi Bawang Merah Brebes, Jumat (16/12). Harga bawang merah di Brebes sekarang hanya Rp 3.500 per kg. Harga ini masih di bawah biaya produksi Rp 5.000-Rp 6.000 per kg. "Sebelumnya, harga malah sempat jatuh di bawah Rp 2.500 per kg," keluh Juwari.