Impor Minyak Sawit India Turun ke Level Terendah dalam 14 Bulan pada Juni



KONTAN.CO.ID - Impor minyak sawit India turun ke level terendah dalam 14 bulan pada Juni 2026 seiring melemahnya permintaan domestik dan menyempitnya selisih harga dengan minyak nabati pesaing, sehingga mendorong importir mengurangi pembelian.

Mengutip Reuters, Selasa (14/7/2026), data Solvent Extractors' Association of India (SEA) menunjukkan, impor minyak sawit India turun sekitar 11% secara bulanan menjadi 487.846 metrik ton pada Juni. Angka tersebut menjadi yang terendah sejak April 2025.

Baca Juga: Iran Serang Pangkalan Militer AS di Yordania, Harga Minyak Melonjak


Penurunan pembelian oleh India, yang merupakan importir minyak nabati terbesar di dunia, berpotensi meningkatkan stok di negara produsen utama seperti Indonesia dan Malaysia.

Kondisi ini juga dapat memberikan tekanan terhadap harga minyak sawit berjangka acuan Malaysia.

Tak hanya minyak sawit, impor minyak kedelai (soyoil) juga turun 23% menjadi 380.815 ton, sedangkan impor minyak bunga matahari (sunflower oil) merosot sekitar 18% menjadi 242.870 ton.

Secara keseluruhan, impor minyak nabati India pada Juni turun 16% dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 1,15 juta ton.

Baca Juga: KOSPI Masuk Bear Market, Reli Saham AI Korea Selatan Mulai Retak

SEA menyebut penurunan impor dipengaruhi oleh melemahnya permintaan di tengah krisis pasokan gas yang tengah dihadapi India.

Pemerintah India diketahui memangkas pasokan gas untuk sektor industri sekaligus menaikkan harga tabung gas komersial.

Selain itu, asosiasi tersebut menilai penurunan pembelian juga merupakan dampak dari penerapan mandat penggunaan biofuel secara bersamaan di Indonesia, Malaysia, dan Amerika Serikat.

"Berbagai kebijakan tersebut menarik jutaan ton minyak nabati dari pasar pangan menuju sektor bahan bakar, sehingga mendorong kenaikan harga di pasar global," tulis SEA.

Faktor lain yang turut menekan impor adalah semakin tipisnya selisih harga minyak sawit dibandingkan minyak nabati lain seperti minyak kedelai.

Baca Juga: Jelang Semifinal Piala Dunia, Prancis Hormati Kekuatan Spanyol Tanpa Rasa Takut

Menurut SEA, diskon harga minyak sawit kini menyusut hingga di bawah US$ 50 per ton, sehingga daya tariknya bagi importir berkurang.

India mengimpor sebagian besar kebutuhan minyak sawitnya dari Indonesia dan Malaysia, sedangkan minyak kedelai dan minyak bunga matahari terutama dipasok dari Argentina, Brasil, Rusia, dan Ukraina.

Sepanjang periode November 2025 hingga Juni 2026, India mengimpor sekitar 1,96 juta ton minyak sawit dari Malaysia dan 1,88 juta ton dari Indonesia.