Importir minta izin impor daging sapi dipercepat



JAKARTA. Pengusaha importir daging sapi  meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk segera membuka proses perizinan impor untuk kuartal III. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kekosongan pasokan daging sapi untuk konsumen Horeka pada saat ramadhan dan lebaran. Thomas Sembiring, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pihaknya meminta agar izin impor daging sapi untuk kuartal III dipercepat. "Kita mengharap bulan Juni bisa keluar (isin impor), sehingga Juli awal kapal bisa berangkat," kata Thomas, Selasa (20/5). Aspidi sendiri meragukan data dari Kemendag yang menyatakan realisasi impor daging sapi hingga pertengahan Mei baru mencapai 7% dari izin impor yang diberikan pada kuartal II yang sebanyak 43.000 ton. "Kalau realisasinya hanya 7% tidak mungkin, suplai untuk Horeka tidak bisa berhenti. Itu terlalu kecil," kata Thomas. Menurut Aspidi, saat ini importir daging sedang berlomba-lomba untuk memenangkan pasar penjualan daging. Maklum, mendekati ramadhan dan lebaran para importir daging pasti akan bersaing untuk memperebutkan pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan