Importir sebut kuota buah impor dipangkas 80%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Importir mengaku buah impor yang masuk ke pasar domestik relatif berkurang. Pasalnya, kuota buah impor tahun 2017 dipangkas hingga 80%.

"Sudah sejak semester satu kuota impor buah dipangkas 80%," ujar Ketua Umum Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseibssindo), Khafid Sirotuddin kepada Kontan.co.id, Kamis (16/11).

Pemangkasan impor buah dilakukan kepada berbagai jenis buah. Terutama buah tropis yang diproduksi oleh Indonesia seperti apel dan jeruk.


Pemangkasan tersebut berdampak bagi berkurangnya kapasitas gudang milik importir. "Kalau kapasitas 5.000 ton sekarang di gudang hanya terisi 1.000 ton," terang Khafid.

Khafid bilang saat ini pun produksi buah Indonesia sedang tinggi. Hal itu membuat buah impor dapat tergantikan.

Sementara itu Kementerian Perdagangan (Kemdag) membantah adanya pembatasan impor. Walaupun terdapat penjagaan bagi komoditas buah yang terdapat di Indonesia.

"Prinsipnya kalau ada di Indonesia seperti jeruk dan apel akan sedikit dikurangi," ujar Direktur Impor, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemdag, Veri Anggriono Sutiarto kepada KONTAN, kamis (16/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto