Inalum Beberkan Progres Proyek SGAR Fase II, FID Ditargetkan Tuntas Dalam Waktu Dekat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melaporkan perkembangan proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II di Mempawah. BUMN smelter aluminium tersebut membidik penetapan Final Investment Decision (FID) dapat dirampungkan dalam kurun waktu dekat ini.

Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial Inalum, Arif Haendra mencatat, studi kelayakan yang bankable (bankable feasibility study) untuk proyek SGAR Fase II saat ini telah resmi diselesaikan.

"Nanti begitu Inalum akan membangun SGAR Fase II yang sekarang sudah selesai bankable FS-nya dan akan menuju FID dalam minggu-minggu ini," ujarnya dalam acara BIG Downstream Insight 2026, Jakarta, Selasa (6/10/2026).


Baca Juga: Menperin Targetkan Indonesia Jadi Produsen Rumput Laut Nomor Satu Dunia

Arif mengungkapkan, investasi di SGAR Fase II ini dilakukan bersamaan dengan smelter demi menjamin penyerapan produksi. Seluruh hasil produksi alumina dari pabrik pemurnian tersebut nantinya bakal diserap sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan operasional smelter sendiri di Mempawah maupun Kuala Tanjung.

"Jadi 2 juta ton alumina dari PT Burneo Alumina yang selama ini dimiliki oleh Inalum dan Antam akan dipakai sendiri semuanya. 1,2 juta dipakai smelter di Mempawah, kemudian yang 550 (ribu ton) plus sisanya akan dipakai di Kuala Tanjung," ungkapnya.

Guna mengeksekusi proyek penambahan kapasitas tersebut, Arief menyebutkan, nilai investasi untuk fasilitas smelter maupun kilang alumina cukup jumbo. 

Untuk smelter diperkirakan sebesar US$ 2,7 miliar atau sekitar Rp 48 triliun dengan kurs hari ini yang sebesar Rp 17.900/US$. Sementara SGAR Fase II ditaksir mencapai Rp15 triliun hingga Rp 18 triliun.

"Sehingga itu pun sudah di atas Rp 60 triliun. Bukan nilai yang kecil," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan fasilitas SGAR Fase II dijadwalkan mulai berlangsung tahun 2026 untuk bisa mengejar target COD pada akhir 2028 atau awal tahun 2029. 

Fasilitas SGAR Fase II ini dirancang untuk mencapai kapasitas produksi 1 juta - 2 juta ton alumina. Dengan asumsi tambahan 1 juta ton, maka Inalum bisa mengamankan pasokan alumina sebesar 2 juta ton dari fasilitas SGAR Fase I dan II.

Baca Juga: Produksi Nikel Diprediksi Capai 3,5 Juta Ton dan Emas 130 Ton pada 2027

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News