KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang digelar pada Senin (22/6/2026) telah menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Pemegang saham mengangkat Kemal Sudiro sebagai direktur sumber daya manusia & transformasi bisnis Inalum. Sebelumnya, Kemal menjabat sebagai direktur keuangan, manajemen risiko & SDM PT Pindad (2023–2026). “Dengan kepengurusan yang baru INALUM optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan, memperkuat hilirisasi aluminium nasional, dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” kata ujar Corporate Secretary Inalum Mahyaruddin A.R dalam keterangannya Senin (22/6/2026).
Selain itu, RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian PT INALUM untuk Tahun Buku 2025 yang memperoleh opini wajar dalam semua hal yang material dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (anggota Ernst & Young Global Limited).
Baca Juga: Proyek Hilirisasi Bauksit: PTBA Pasok Batubara untuk Smelter Inalum-Antam RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan Perseroan selama tahun buku tersebut. Mahyaruddin mengatakan pencapaian pada 2025 merupakan hasil transformasi operasional yang konsisten, peningkatan efisiensi, serta dukungan Grup MIND ID. Menurutnya, kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menunjukkan keberhasilan strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang dijalankan Perseroan. Sepanjang 2025, INALUM mencatat kinerja keuangan tertinggi dalam 50 tahun berdiri. Pendapatan tumbuh 10% dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan harga komoditas yang lebih baik. Laba bersih konsolidasian naik 15% secara tahunan, sementara EBITDA meningkat 17%. Dari sisi operasional, INALUM mencatat produksi aluminium sebesar 280.082 metrik ton (mt) pada 2025, naik sekitar 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan juga meningkat sekitar 1% menjadi 280.141 mt. Keduanya merupakan capaian tertinggi sepanjang 50 tahun sejarah perusahaan. Pencapaian tersebut didukung oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi menjadi arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.
Baca Juga: Inalum Rayakan 50 Tahun dengan Rekor Produksi dan Penjualan Aluminium Tertinggi Kinerja INALUM juga tercermin dari aspek tata kelola dan kesehatan perusahaan. Perseroan meraih tingkat kesehatan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat", serta memperoleh peringkat idAA-/Stable dan idA+(sa) dari PEFINDO. Sementara itu, realisasi Key Performance Indicators (KPI) Kolegial 2025 mencapai 85,54% (audited) dengan peringkat risiko komposit berada pada level 2. Dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG), tingkat adopsi prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) diproyeksikan meningkat menjadi 87,54% pada 2025, dari 81,01% pada tahun sebelumnya. Di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), INALUM menjalankan berbagai program strategis, antara lain pemberian beasiswa kepada 145 penerima, pelatihan bagi 110 guru, penanaman 15.000 pohon mangrove, pembangunan PLTS di tiga lokasi, serta pendanaan bagi usaha mikro dan kecil.
Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT INALUM h adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris • Komisaris Utama dan Komisaris Independen : Musa Bangun • Komisaris: Indra Simarta • Komisaris: Ali Said • Komisaris Independen: Hari Soebagijo • Komisaris : Kardwiyana Ukar Direksi • Direktur Utama: Melati Sarnita • Direktur Keuangan: Ken Permana • Direktur Operasi: Ivan Ermisyam • Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra • Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News