KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel memproyeksikan pendapatan dan EBITDA di sepanjang 2026 bisa bertumbuh mengikuti pertumbuhan industri menara telekomunikasi. Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menjelaskan pada 2026 tren industri menara telekomunikasi akan cenderung datar, tetapi dalam waktu dekat akan ada lelang spektrum untuk operator telekomunikasi. Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana membuka lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, yang akan diperebutkan oleh PT Telekomunikasi Selular, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT).
Incar Pertumbuhan Kinerja di 2026, Mitratel (MTEL) Siapkan Capex Rp 2,9 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel memproyeksikan pendapatan dan EBITDA di sepanjang 2026 bisa bertumbuh mengikuti pertumbuhan industri menara telekomunikasi. Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menjelaskan pada 2026 tren industri menara telekomunikasi akan cenderung datar, tetapi dalam waktu dekat akan ada lelang spektrum untuk operator telekomunikasi. Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana membuka lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, yang akan diperebutkan oleh PT Telekomunikasi Selular, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT).