PEKALONGAN. Hingga saat ini, Indonesia masih bergantung pada ekspor komoditas sehingga hal ini rentan kalah bersaing untuk menghadapi era pasar bebas. Demikian diungkapkan Direktur Institute for Deleloment of Economic and Finance, Enny Sri Hartati. "Oleh karena, untuk mendukung peningkatan ekspor komoditas agar bisa 'go internasional' perlu adanya dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah," katanya pada acara "Seminar Kemandirian Ekonomi Indonesia Menuju Era Globalisasi" di Pekalongan, Sabtu. Ia mengatakan saat ini nilai ekspor Indonesia hanya mencapai 10 persen sedang nilai impor mencapai 21 persen sehingga kondisi tersebut berpengaruh terhadap neraca perdagangan.
Indef: Indonesia masih bergantung ekspor komoditas
PEKALONGAN. Hingga saat ini, Indonesia masih bergantung pada ekspor komoditas sehingga hal ini rentan kalah bersaing untuk menghadapi era pasar bebas. Demikian diungkapkan Direktur Institute for Deleloment of Economic and Finance, Enny Sri Hartati. "Oleh karena, untuk mendukung peningkatan ekspor komoditas agar bisa 'go internasional' perlu adanya dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah," katanya pada acara "Seminar Kemandirian Ekonomi Indonesia Menuju Era Globalisasi" di Pekalongan, Sabtu. Ia mengatakan saat ini nilai ekspor Indonesia hanya mencapai 10 persen sedang nilai impor mencapai 21 persen sehingga kondisi tersebut berpengaruh terhadap neraca perdagangan.