KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M. Rizal Taufikurahman, memprediksi inflasi pada April 2026 berpotensi mengalami kenaikan tahunan (year on year/yoy) ke level kisaran 3,7%-3,9%, dengan titik tengah 3,8% Rizal menilai, kenaikan harga LPG non-subsidi, BBM non-subsidi, serta sejumlah komoditas seperti sayuran dan bahan kemasan plastik akan menjadi pendorong utama inflasi, terutama dari kelompok administered prices dan volatile food. Namun demikian, ia melihat transmisi kenaikan tersebut terhadap inflasi inti masih terbatas. Hal ini sejalan dengan kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, sehingga tekanan harga tidak sepenuhnya diteruskan ke konsumen.
INDEF: Inflasi April Berpotensi Meningkat ke Kisaran 3,8%
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M. Rizal Taufikurahman, memprediksi inflasi pada April 2026 berpotensi mengalami kenaikan tahunan (year on year/yoy) ke level kisaran 3,7%-3,9%, dengan titik tengah 3,8% Rizal menilai, kenaikan harga LPG non-subsidi, BBM non-subsidi, serta sejumlah komoditas seperti sayuran dan bahan kemasan plastik akan menjadi pendorong utama inflasi, terutama dari kelompok administered prices dan volatile food. Namun demikian, ia melihat transmisi kenaikan tersebut terhadap inflasi inti masih terbatas. Hal ini sejalan dengan kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, sehingga tekanan harga tidak sepenuhnya diteruskan ke konsumen.