JAKARTA. Indeks saham yang dapat digunakan untuk acuan perdagangan makin bervariasi. Dalam waktu dekat, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan Indeks BUMN. Indeks ini bakal terdiri dari 12 saham emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terlikuid dan teraktif. Frederica Widyasari Dewi, Direktur Pengembangan BEI mengatakan, Indeks BUMN akan diluncurkan pada bulan September tahun ini. Indeks BUMN diharapkan bisa menjadi acuan bagi manajer investasi untuk mengembangkan produk derivatif seperti Exchange Trade Fund (ETF) ataupun produk reksadana. Friderica bilang, indeks BUMN lahir karena ada kebutuhan dan permintaan dari investor. Saham-saham BUMN selama ini menjadi incaran lantaran memiliki kapitalisasi pasar yang besar dan secara fundamental memiliki prospek yang bagus. "Selama ini banyak yang suka mengkoleksi saham-saham BUMN. Kalau sudah ada gabungan indeksnya, akan lebih memudahkan investor," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.
Indeks BUMN segera meluncur di bursa
JAKARTA. Indeks saham yang dapat digunakan untuk acuan perdagangan makin bervariasi. Dalam waktu dekat, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan Indeks BUMN. Indeks ini bakal terdiri dari 12 saham emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terlikuid dan teraktif. Frederica Widyasari Dewi, Direktur Pengembangan BEI mengatakan, Indeks BUMN akan diluncurkan pada bulan September tahun ini. Indeks BUMN diharapkan bisa menjadi acuan bagi manajer investasi untuk mengembangkan produk derivatif seperti Exchange Trade Fund (ETF) ataupun produk reksadana. Friderica bilang, indeks BUMN lahir karena ada kebutuhan dan permintaan dari investor. Saham-saham BUMN selama ini menjadi incaran lantaran memiliki kapitalisasi pasar yang besar dan secara fundamental memiliki prospek yang bagus. "Selama ini banyak yang suka mengkoleksi saham-saham BUMN. Kalau sudah ada gabungan indeksnya, akan lebih memudahkan investor," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.