Indeks Dolar AS Naik Mendekati Level Tertinggi Dua Minggu



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar bertahan di atas 97,5 pada hari Kamis (5/2), mendekati level tertinggi dua minggu. Dolar menguat karena pasar memperkirakan laju yang lebih lambat untuk potensi penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed). 

Seperti dikutip Tradingeconmics, Kamis (5/2), Gubernur Fed Lisa Cook menekankan kekhawatiran atas kenaikan inflasi yang terhenti daripada pendinginan pasar tenaga kerja. Ini menunjukkan bahwa ia tidak akan mendukung penurunan suku bunga sampai tekanan harga mereda. 

Investor juga mempertimbangkan implikasi dari pencalonan Kevin Warsh sebagai ketua Fed, yang diekspektasi bahwa ia akan kurang agresif dalam pengurangan suku bunga. 


Dari sisi data, laporan ADP tenaga kerja menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja swasta jauh di bawah ekspektasi, sementara aktivitas sektor jasa melebihi perkiraan. 

Perhatian juga beralih ke pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Inggris (BOE) yang akan datang, yang keduanya diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil. Sementara itu, pemilihan majelis rendah Jepang akhir pekan ini terus menekan yen di tengah spekulasi ekspansi fiskal.

 

Selanjutnya: Apa Saja Hari Besar Setiap 6 Februari? Hari Nol Toleransi FGM hingga Sumpit Sedunia

Menarik Dibaca: Daftar Kandungan Protein Telur Tertinggi, Pilih untuk Energi Optimal dan Daya Tahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News