KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali melejit di antara mata uang utama dunia. Menurut data Bloomberg, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,35% ke 110,60 pada Rabu (7/9). Ini adalah level tertinggi indeks dolar dalam 20 tahun terakhir. Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya mengatakan, kenaikan suku bunga telah membuat minat beli pasar terhadap dolar AS meningkat. Apalagi, inflasi AS masih belum mereda. "Penguatan dolar AS karena tingginya tingkat suku bunga acuan The Fed pada level 2,50%, serta isu akan kembali naiknya 0,75% pada pertemuan FOMC di bulan September ini," ujar Andian kepada Kontan.co.id, Rabu (7/9).
Indeks Dolar Makin Perkasa, Begini Prediksi Pergerakan Rupiah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali melejit di antara mata uang utama dunia. Menurut data Bloomberg, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,35% ke 110,60 pada Rabu (7/9). Ini adalah level tertinggi indeks dolar dalam 20 tahun terakhir. Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya mengatakan, kenaikan suku bunga telah membuat minat beli pasar terhadap dolar AS meningkat. Apalagi, inflasi AS masih belum mereda. "Penguatan dolar AS karena tingginya tingkat suku bunga acuan The Fed pada level 2,50%, serta isu akan kembali naiknya 0,75% pada pertemuan FOMC di bulan September ini," ujar Andian kepada Kontan.co.id, Rabu (7/9).