KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja indeks berbasis keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) diperkirakan akan membaik pada 2026 setelah mencatatkan pertumbuhan terbatas di kisaran 2%–2,6% sepanjang 2025. Meski belum memasuki fase reli agresif, indeks ESG dinilai berpotensi memasuki periode pemulihan bertahap seiring mulai terealisasinya proyek-proyek transisi energi dan lingkungan yang berdampak langsung pada kinerja emiten. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata mengatakan, prospek indeks ESG seperti IDX ESG Leaders, SRI-KEHATI, dan ESG Sector Leaders IDX KEHATI pada 2026 cenderung lebih konstruktif dibanding tahun sebelumnya. “Setelah kinerja 2025 yang relatif terbatas, tahun 2026 berpotensi menjadi fase pemulihan bertahap seiring mulai terealisasinya proyek ESG yang bersifat operasional, bukan lagi sekadar komitmen kebijakan,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (26/1/2026).
Indeks ESG Berpeluang Pulih Bertahap pada 2026, Simak Rekomendasi Analis Berikut
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja indeks berbasis keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG) diperkirakan akan membaik pada 2026 setelah mencatatkan pertumbuhan terbatas di kisaran 2%–2,6% sepanjang 2025. Meski belum memasuki fase reli agresif, indeks ESG dinilai berpotensi memasuki periode pemulihan bertahap seiring mulai terealisasinya proyek-proyek transisi energi dan lingkungan yang berdampak langsung pada kinerja emiten. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata mengatakan, prospek indeks ESG seperti IDX ESG Leaders, SRI-KEHATI, dan ESG Sector Leaders IDX KEHATI pada 2026 cenderung lebih konstruktif dibanding tahun sebelumnya. “Setelah kinerja 2025 yang relatif terbatas, tahun 2026 berpotensi menjadi fase pemulihan bertahap seiring mulai terealisasinya proyek ESG yang bersifat operasional, bukan lagi sekadar komitmen kebijakan,” ujar Liza kepada Kontan, Senin (26/1/2026).
TAG: