KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu environmental, social and governance (ESG) semakin menjadi perhatian utama dalam dunia bisnis dan investasi global. ESG tidak hanya menjadi alat ukur keberlanjutan perusahaan, juga menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menilai risiko dan peluang jangka panjang. Di Indonesia, penerapan ESG masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan data yang terintegrasi dan mudah diakses. Isu ESG juga kian menguat sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Penanggung jawab sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik mengungkapkan, indeks ESG di BEI semakin menjadi acuan dalam pengambilan keputusan investasi. Termasuk meningkatnya perhatian investor global pada sektor energi terbarukan dan transisi energi.
Indeks ESG Kian Penting di BEI, Tantangan Data Masih Terus Membayangi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu environmental, social and governance (ESG) semakin menjadi perhatian utama dalam dunia bisnis dan investasi global. ESG tidak hanya menjadi alat ukur keberlanjutan perusahaan, juga menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menilai risiko dan peluang jangka panjang. Di Indonesia, penerapan ESG masih menghadapi tantangan, terutama terkait ketersediaan data yang terintegrasi dan mudah diakses. Isu ESG juga kian menguat sebagai acuan dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Penanggung jawab sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik mengungkapkan, indeks ESG di BEI semakin menjadi acuan dalam pengambilan keputusan investasi. Termasuk meningkatnya perhatian investor global pada sektor energi terbarukan dan transisi energi.