SYDNEY. Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia mengalami penurunan terbesar dalam 11 tahun terakhir pada kuartal lalu. Tentunya, hal ini memberi ruang lebih bagi bank sentral Australia untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya. Menurut data yang dirilis Biro Statistik Australia hari ini, IHK Negeri Kanguru itu mengalami penurunan sebesar 0,3% dari kuartal ketiga, di mana indeks konsumen hanya mengalami kenaikan sebesar 1,2%. Sementara itu, berdasarkan nilai tengah prediksi 19 analis yang disurvei Bloomberg, indeks harga konsumen mengalami penurunan sebesar 0,4%. Sedangkan, tingkat harga mengalami kenaikan 3,7% dibanding tahun sebelumnya. “Semakin rendahnya tingkat inflasi memberikan banyak ruang bagi bank sentral untuk memangkas suku bunga acuannya,” kata Shane Oliver, senior economist AMP Capital Investor di Sydney. Oliver juga menambahkan, yang menjadi isu besar saat ini adalah deflasi yang dikhawatirkan akan muncul akibat anjloknya harga komoditas.
Indeks Harga Konsumen Australia Turun 0,3%
SYDNEY. Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia mengalami penurunan terbesar dalam 11 tahun terakhir pada kuartal lalu. Tentunya, hal ini memberi ruang lebih bagi bank sentral Australia untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya. Menurut data yang dirilis Biro Statistik Australia hari ini, IHK Negeri Kanguru itu mengalami penurunan sebesar 0,3% dari kuartal ketiga, di mana indeks konsumen hanya mengalami kenaikan sebesar 1,2%. Sementara itu, berdasarkan nilai tengah prediksi 19 analis yang disurvei Bloomberg, indeks harga konsumen mengalami penurunan sebesar 0,4%. Sedangkan, tingkat harga mengalami kenaikan 3,7% dibanding tahun sebelumnya. “Semakin rendahnya tingkat inflasi memberikan banyak ruang bagi bank sentral untuk memangkas suku bunga acuannya,” kata Shane Oliver, senior economist AMP Capital Investor di Sydney. Oliver juga menambahkan, yang menjadi isu besar saat ini adalah deflasi yang dikhawatirkan akan muncul akibat anjloknya harga komoditas.