KONTAN.CO.ID - SEOUL. Bursa saham Korea Selatan ditutup menguat pada hari ini, didorong oleh lonjakan saham produsen baterai yang mampu mengimbangi penurunan pada saham sektor cip menyusul hasil pemilihan paruh waktu (
midterm election) di Amerika Serikat. Rabu (4/11/2026), indeks acuan KOSPI ditutup naik 35,01 poin, atau 0,62%, ke level 5.683,80 setelah melalui sesi perdagangan yang fluktuatif, di mana indeks sempat bergerak di antara kenaikan 3,2% dan penurunan 4%. KOSPI dibuka lebih tinggi seiring pergerakan saham produsen chip yang mengikuti kenaikan saham perusahaan sejenis di AS pada perdagangan semalam.
Namun, indeks sempat melemah karena muncul kekhawatiran bahwa kendali Partai Demokrat atas kedua majelis Kongres AS dapat memicu pengawasan lebih ketat terhadap pengeluaran yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI), yang berpotensi memperlambat investasi global di sektor tersebut.
Baca Juga: Partai Demokrat Menang Pemilu Sela, Harga Emas Melonjak *Indeks kembali bangkit menjelang akhir sesi perdagangan seiring lonjakan saham produsen baterai, didorong oleh ekspektasi bahwa kebijakan Partai Demokrat yang ramah lingkungan dapat mendukung permintaan kendaraan listrik. Saham produsen chip pun berhasil memangkas sebagian kerugian mereka sebelumnya. "Kemenangan Partai Demokrat di wilayah yang secara tradisional merupakan basis Partai Republik, seperti Texas dan Ohio, memicu kekhawatiran akan perlambatan investasi di bidang AI. Namun, penurunan harga saham cip mungkin berlebihan jika kebijakan yang diambil justru berfokus pada pembagian biaya pembangunan pusat data (data center), bukan menghambat pembangunannya," ujar Lee Kyoung-min, analis di Daishin Securities. Saham produsen chip Samsung Electronics ditutup turun 0,68%, sementara SK Hynix berakhir melemah 0,14%, setelah sempat mencatat penurunan masing-masing lebih dari 5% dan 6% di sesi kali ini. Saham produsen baterai LG Energy Solution naik 5,03%, sementara Samsung SDI dan SK Innovation masing-masing melonjak 11,57% dan 3,86%. Saham produsen material baterai, LG Chem dan POSCO Holdings, masing-masing naik 4% dan 3,56%. Dari total 911 saham yang diperdagangkan, 568 saham mengalami kenaikan, sementara 303 saham mengalami penurunan.
Investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) saham sebesar 2,5 triliun won (US$ 1,86 miliar).
Baca Juga: Demokrat Cetak Kemenangan Bersejarah di Texas dan Georgia, Rebut Kursi Gubernur Nilai tukar won berada di angka 1.341,5 per dolar pada platform penyelesaian domestik, menguat 0,27% dibandingkan penutupan sebelumnya di level 1.345,1. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Korea tenor tiga tahun—yang paling likuid—turun 2,2 basis poin menjadi 3,722%, sementara imbal hasil obligasi acuan tenor 10 tahun turun 3,3 basis poin menjadi 3,969%.