Indeks Nikkei Berbalik Melemah Terseret Aksi Profit Taking Saham Teknologi



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Nikkei Jepang berbalik arah dari kenaikan di awal perdagangan hari ini dan berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut. Hal itu terjadi karena investor menjual saham teknologi berbobot besar untuk mengambil keuntungan.

Jumat (30/1/2026), indeks Nikkei turun 0,85% menjadi 52.923,12 pada akhir perdagangan sesi pertama setelah naik 0,4% di awal sesi tersebut. 

Dengan posisi ini maka indeks Nikkei turun 1,7% untuk minggu ini, tetapi naik 5,1% untuk bulan ini.


Indeks Topix yang lebih luas turun 0,25% menjadi 3.536,26 pada hari Jumat dan berada di jalur penurunan mingguan sebesar 2,6%.

Baca Juga: Kirim Surat ke Paus, Presiden Taiwan: Perdamaian Sejati Tidak Dicapai dengan Paksaan

"Investor menjual saham teknologi untuk mengambil keuntungan hari ini," kata Takamasa Ikeda, manajer portofolio senior di GCI Asset Management.

"Yen melemah terhadap dolar, dan itu bisa positif untuk saham, tetapi akhir-akhir ini pergerakan kedua aset tersebut tidak berkorelasi."

Produsen peralatan pengujian chip, Advantest, turun 5,62% setelah tujuh sesi berturut-turut mengalami kenaikan, dan menjadi yang paling menyeret Nikkei. Advantest mengurangi 336 poin dari Nikkei, yang turun 452 poin.

Nomura Research anjlok 15,87% dan menjadi saham dengan persentase penurunan terburuk di Nikkei.

"Pasar membeli saham-saham dengan prospek yang kuat," kata Shigetoshi Kamada, manajer umum di departemen riset Tachibana Securities.

Saham Casio Computer melonjak 14,8% dan menjadi saham dengan kenaikan persentase tertinggi di Nikkei, setelah produsen kalkulator tersebut mengatakan laba bersih tahunannya mungkin akan berlipat ganda.

Baca Juga: Trump Siapkan Kevin Warsh sebagai Calon Ketua The Fed Pengganti Powell

Saham Fujitsu naik 3,56% setelah produsen komputer tersebut menaikkan perkiraan laba bersih tahunannya sebesar 93%.

Dari lebih dari 1.600 saham yang diperdagangkan di pasar utama Bursa Efek Tokyo, 47% naik, 47% turun, dan 4% stagnan.

Selanjutnya: Dollar Pares Weekly Slide on Fed, Government Shutdown Speculation

Menarik Dibaca: 7 Film Romantis Dewasa Netflix Wajib Tonton Bikin Hubungan Makin Panas