Indeks Nikkei Berbalik Melemah, Terseret Pelemahan Saham SoftBank Group



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Jepang, Nikkei, berbalik melemah setelah di awal perdagangan tampil perkasa. Koreksi Nikkei terjadi setelah saham SoftBank Group melemah tajam karena kinerja Oracle, raksasa teknologi AS, gagal memenuhi perkiraan Wall Street.

Kamis (11/12/2025) pukul 09.00 WIB, indeks Nikkei melemah 0,1% menjadi 50.554,10, setelah sebelumnya naik hingga 0,5% di awal sesi.

Indeks Topix yang lebih luas turun 0,17% menjadi 3.383,12.


Pada sesi ini, saham SoftBank Group turun 5,17% untuk mengikuti penurunan Oracle lebih dari 11% dalam perdagangan lanjutan setelah perkiraan penjualan dan laba raksasa teknologi AS tersebut gagal memenuhi ekspektasi Wall Street.

Baca Juga: AS Sita Tanker Minyak Venezuela Tujuan Kuba, Harga Minyak Global Ikut Terkerek

Awal tahun ini, SoftBank Group, bersama dengan Oracle dan Open AI, mengumumkan rencana untuk mengembangkan pusat data kecerdasan buatan di AS untuk membangun proyek Stargate mereka yang ambisius.

"Indeks Nikkei dibuka lebih tinggi untuk mengikuti kenaikan Wall Street semalam, tetapi kenaikan tersebut terhapus oleh penurunan saham SoftBank Group," kata analis pasar Tokai Tokyo Intelligence Laboratory, Shuutarou Yasuda.

"Laporan pendapatan Oracle menimbulkan kekhawatiran apakah proyek pusat data, di mana SoftBank Group terlibat, akan berjalan sesuai harapan," katanya.

Semalam, Wall Street ditutup menguat, setelah Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin seperti yang diharapkan. Selain itu pasar bertaruh pada pelonggaran lebih lanjut di masa mendatang, meskipun bank sentral AS memberi sinyal bahwa mereka akan menunda pemangkasan lebih lanjut untuk saat ini.

Di Jepang, saham teknologi lainnya turun, dengan pembuat peralatan pembuatan chip, Tokyo Electron, turun 0,75%. Pembuat wafer silikon, Shin-Etsu Chemical, turun 1,83% dan pembuat robot, Fanuc, turun 1,48%.

Di sisi lain, saham bank naik, dengan Mizuho Financial Group naik 0,53% dan Sumitomo Mitsui Financial Group naik 0,62%.

Indeks saham nilai Bursa Efek Tokyo tetap datar, sementara indeks saham pertumbuhan turun 0,32%.

Baca Juga: Elon Musk Isyaratkan SpaceX Akan IPO, Bakal Jadi IPO Terbesar Kedua dalam Sejarah

Berlawanan dengan tren, produsen peralatan pengujian chip Advantest melonjak 4,49%.

Perusahaan percetakan Toppan Holdings naik 5,3% dan menjadi saham dengan kenaikan persentase tertinggi di Nikkei.

Dari lebih dari 1.600 saham yang diperdagangkan di pasar utama TSE, 25% naik, 70% turun, dan 4% tetap stabil.

Selanjutnya: 6 Ide Hampers Natal Anti-Mainstream dan Unik Tak Tertebak

Menarik Dibaca: 6 Ide Hampers Natal Anti-Mainstream dan Unik Tak Tertebak