Indeks Nikkei Ditutup Melemah: Hentikan Kenaikan 5 Sesi, Pasar Menanti Kinerja Micron



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Nikkei Jepang mengakhiri kenaikan lima hari berturut-turutnya pada hari ini, karena indeks berjangka Nasdaq melemah menjelang laporan pendapatan pembuat memori Amerika Serikat (AS) Micron Technology pada akhir pekan ini.

Senin (28/9/2026), indeks acuan Nikkei 225 ditutup turun 0,73% menjadi 65.877,62 setelah naik sekitar 4,5% pada lima sesi sebelumnya.

Sementara, indeks Topix yang lebih luas ditutup tergelincir 0,40% menjadi 4.112.


Investor menjual saham karena mereka melihat indeks Nasdaq berjangka melemah di jam-jam sesi Asia, menjelang hasil kuartalan Micron yang akan dirilis pada hari Rabu 30/9/2026), kata Takamasa Ikeda, manajer portofolio senior di GCI Asset Management.

Baca Juga: Indeks KOSPI Catat Penurunan Terbesar dalam 2 Minggu: Saham Produsen Chip Jatuh

Pelaku pasar juga menjual saham untuk menyeimbangkan kembali posisinya di akhir semester pertama tahun ini, tambahnya.

“Indeks semikonduktor AS telah diperdagangkan dalam kisaran tertentu sejak 20 Juni. Kisarannya agak lebar, dan akan diperdagangkan dalam kisaran tertentu dalam tiga hingga empat bulan ke depan,” kata Ikeda, seraya menambahkan bahwa Nikkei juga akan mencerminkan pergerakan tersebut.

Pada hari Jumat (25/9/2026), indeks SOX naik 1,4%, didukung oleh saham AI.

Di awal sesi, Nikkei naik sebanyak 1% menjadi 67,034.74, level tertinggi sejak pertengahan Agustus.

“Angka 67.000 dipandang sebagai level resistensi utama,” kata Maki Sawada, ahli strategi ekuitas di Nomura Securities.

Luasnya negatif, dengan 53 saham menguat di Nikkei 225 melawan 171 saham turun dan satu tidak berubah.

Saham dengan pelemahan terdalam dicetak Socionext yang turun 5,15%, diikuti oleh Ibiden, turun 4,43%, dan pembuat chip Kioxia Holdings, yang kehilangan 4,37%.

Sementara, saham dengan penguatan terbesar dalam indeks adalah saham Ebara yang melonjak 2,82%, diikuti oleh Mizuho Financial Group, naik 2,01%, dan menandai penutupan tertinggi sejak Juni 2007, dan Dai-Ichi Life Holdings, yang naik 1,91%.