Indeks Nikkei Ditutup Turun 2%, Terseret Aksi Jual Saham Produsen Chip



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bursa saham Jepang ditutup melemah 2% pada hari ini karena saham-saham unggulan terkait semikonduktor jatuh setelah penurunan saham Samsung Electronics di bursa Korea Selatan menyebabkan indeks acuan KOSPI anjlok.

Selasa (7/7/2026), indeks Nikkei ditutup turun 2,12% ke level 68.256,96. Sejalan, indeks Topix yang lebih luas juga berakhir turun 0,97% menjadi 4.062,26 setelah mencapai rekor tertinggi 4.137,62 dalam sesi tersebut, karena investor membeli saham-saham keuangan dan saham-saham bernilai rendah lainnya yang telah tertekan.

"Pasar memperhatikan saham Samsung Electronics, yang jatuh meskipun perkiraan produsen chip memori tersebut melampaui perkiraan pasar," kata Kazuaki Shimada, kepala strategi di IwaiCosmo Securities seperti dikutip dari Reuters.


Saham produsen memori Jepang yang sedang naik daun, Kioxia, ambles 11,26% dan saham-saham terkait chip seperti Advantest dan Tokyo Electron masing-masing turun 2,25% dan 3,94%.

Baca Juga: Bursa Asia Berguguran Selasa (7/7), Kekhawatiran Valuasi Saham AI Kian Membesar

Indeks Nikkei yang didominasi saham teknologi cenderung mengikuti pergerakan indeks acuan Korea Selatan, yang juga sangat didominasi saham-saham chip.

Indeks acuan KOSPI turun hingga 8%, memicu penghentian perdagangan sementara (circuit breaker) untuk keenam kalinya tahun ini, karena saham Samsung Electronics anjlok hingga 10%.

Produsen chip memori terbesar di dunia itu pada hari Selasa memperkirakan peningkatan laba operasional kuartal kedua hingga 19 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Dalam jangka pendek, investor akan terus menjual saham AI untuk mencatatkan keuntungan, tetapi pada saat yang sama mereka membeli saham yang undervalued," kata Naoki Fujiwara, manajer dana senior di Shinkin Asset Management.

Saham perbankan Jepang naik, dengan Mitsubishi UFJ Financial Group naik 2,26%. Saham Mizuho Financial Group dan Sumitomo Mitsui Financial Group masing-masing naik tipis 0,39% dan 0,18%.

Pada sesi ini, Nomura Holdings naik 3% dan menjadi saham dengan kenaikan persentase tertinggi di Nikkei.

Toyota Motor ditutup menguat 0,79%.

Dari lebih dari 1.500 saham yang diperdagangkan di pasar utama Bursa Efek Tokyo, 47% naik, 49% turun, dan 2% tetap stabil.