Indeks Wall Street Tergelincir, Investor Tunggu Arah Bunga The Fed



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street tergelincir pada Rabu (5/7) karena investor menunggu risalah pertemuan Federal Reserve bulan Juni sebagai petunjuk tentang jalur kebijakan moneter bank sentral.

Sementara ketegangan China-Amerika Serikat (AS) dan data ekonomi yang lemah dari Beijing merusak sentimen pasar.

Hingga Rabu (5/7) pukul 09:48 ET, indeks Dow Jones Industrial Average turun 147,62 poin atau 0,43% ke 34.270,85. Lalu, S&P 500 turun 11,10 poin atau 0,25%, ke 4.444,49, dan Nasdaq Composite turun 6,07 poin, atau 0,04 % menjadi 13.810,71.


Baca Juga: Ini Prediksi IHSG untuk Perdagangan Kamis (6/7)

Investor fokus pada risalah pertemuan Fed, yang diperkirakan akan dirilis malam ini.

Taruhan bahwa bunga The Fed akab naik 25 basis poin pada bulan Juli mencapai 83%. Sementara para trader memperkirakan peluang 32% bank sentral AS akan memberikan kenaikan lain pada bulan Oktober, menurut data Refinitiv.

"Pasar saham telah memperhitungkan kenaikan suku bunga 25 basis poin lainnya ketika Fed bertemu akhir bulan ini, tetapi banyak orang terbagi atas apakah akan ada kenaikan suku bunga lagi (setelah Juli) atau tidak," kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth seperti dikutip Reuters.

Wall Street juga tertekan saham emiten chip seperti Nvidia dan Micron Technology masing-masing turun 0,7% dan 1,0%, setelah China mengatakan akan mengontrol ekspor beberapa logam yang banyak digunakan industri semikonduktor. Ini Menyusul ketegangan antara Beijing dan Washington meningkat terkait akses ke microchip berteknologi tinggi.

Indeks Semikonduktor Philadelphia SE terkoreksi 0,9% gara-gara sentimen negatif ini.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat Pada Kamis (6/7)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat