KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Aplikasi pesan instan Telegram mengajukan gugatan ke pengadilan untuk menentang perintah pemerintah India yang memblokir sementara layanan tersebut. Ini menjadi bagian dari upaya mencegah kecurangan dalam ujian masuk sekolah kedokteran. Menurut laporan situs hukum Bar and Bench pada Rabu (17/6/2026), Telegram telah mengajukan petisi hukum guna menantang kebijakan pemblokiran yang mulai diberlakukan sejak Selasa dan dijadwalkan berlangsung hingga 22 Juni. Pemerintah India menerapkan pemblokiran sementara itu untuk mencegah peserta ujian kedokteran menggunakan platform tersebut dalam praktik kecurangan selama proses ujian berlangsung.
India Blokir Telegram Saat Ujian Kedokteran, Telegram Gugat Pemerintah
KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Aplikasi pesan instan Telegram mengajukan gugatan ke pengadilan untuk menentang perintah pemerintah India yang memblokir sementara layanan tersebut. Ini menjadi bagian dari upaya mencegah kecurangan dalam ujian masuk sekolah kedokteran. Menurut laporan situs hukum Bar and Bench pada Rabu (17/6/2026), Telegram telah mengajukan petisi hukum guna menantang kebijakan pemblokiran yang mulai diberlakukan sejak Selasa dan dijadwalkan berlangsung hingga 22 Juni. Pemerintah India menerapkan pemblokiran sementara itu untuk mencegah peserta ujian kedokteran menggunakan platform tersebut dalam praktik kecurangan selama proses ujian berlangsung.
TAG: