KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. India diprediksi akan menjadi negara terpadat di dunia dalam dua bulan ke depan. Meskipun demikian, dalam beberapa tahun ke depan India disebut tidak akan kesulitan melakukan sensus untuk menghitung jumlah populasinya. Dilansir dari Reuters, PBB memproyeksikan populasi India bisa menyentuh 1.425.775.850 pada 14 April, jumlah yang cukup banyak untuk menyalip catatan China. Pada sensus tahun 2011, India tercatat memiliki 1,21 miliar populasi. Melihat catatan itu, maka populasi India bertambah sekitar 210 juta jiwa dalam 12 tahun, hampir setara dengan total populasi Brasil.
Proses sensus penduduk di India dilakukan oleh sekitar 330.000 guru sekolah negeri yang datang dari pintu ke pintu rumah warga. Mereka mengajukan lebih dari dua lusin pertanyaan di setiap kunjungan. Baca Juga: India Jadi Pembeli Senjata Rusia Terbesar, US$13 Miliar Dalam 5 Tahun Terakhir Berdasarkan rencana yang disusun tahun 2021, proses sensus dilakukan dalam 16 bahasa, dilakukan dalam dua fase, dan berlangsung selama 11 bulan. Biasanya India melakukan sensus setiap 10 tahun sekali. Sensus terbaru seharusnya dilakukan pada tahun 2021, tapi tertunda karena pandemi. Tahun ini proses sensus penduduk diprediksi akan kembali terhambat karena adanya keterlambatan dalam memperbarui data lapangan kerja, perumahan, tingkat kemampuan literasi, pola migrasi, dan kematian bayi.