India Pangkas Tarif Mobil Mewah Eropa Jadi 30%, BMW dan Mercedes Diuntungkan



KONTAN.CO.ID - India akan memangkas tarif impor mobil mewah asal Eropa menjadi 30% dari sebelumnya yang bisa mencapai 110%, seiring berlakunya kesepakatan dagang terbaru dengan Uni Eropa (UE).

Kebijakan ini membuka pasar otomotif India yang selama ini sangat protektif bagi produsen mobil mewah seperti BMW dan Mercedes-Benz.

Melansir laporan Reuters Rabu (28/1/2026), seorang pejabat pemerintah India mengatakan pemangkasan tarif tersebut akan langsung berlaku untuk mobil Eropa kelas atas, menyusul finalisasi perjanjian dagang India–Uni Eropa yang telah lama tertunda.


Baca Juga: Hubungan AS-Korea Memanas: Trump Naikkan Tarif, Ini Penyebabnya

Kesepakatan ini bertujuan menurunkan tarif atas sebagian besar barang dan mendorong peningkatan perdagangan bilateral, di tengah upaya banyak negara mengantisipasi ketidakpastian kebijakan Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya ketegangan perdagangan global.

India merupakan pasar mobil terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan China.

Namun, industri otomotif domestiknya dikenal sebagai salah satu yang paling terlindungi, dengan tarif impor mobil yang selama ini berada di kisaran 70% hingga 110%.

Dalam kesepakatan tersebut, India sepakat menurunkan bea masuk untuk mobil Eropa dengan harga impor di atas 15.000 euro secara bertahap hingga 10%.

Meski demikian, rincian teknis penerapan penurunan tarif belum diumumkan secara resmi.

Baca Juga: Gedung Putih Akan Temui Bank dan Perusahaan Kripto untuk Cari Titik Temu RUU Kripto

Menurut pejabat senior pemerintah India yang enggan disebutkan namanya, New Delhi setuju untuk segera menurunkan tarif impor bagi 100.000 unit mobil bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) per tahun, yang dibagi ke dalam tiga kategori harga.

Mobil Eropa dengan harga impor antara 15.000 hingga 35.000 euro akan dikenakan tarif 35%, dengan kuota impor tahunan sebanyak 34.000 unit.

Sementara itu, mobil dengan harga 35.000 hingga 50.000 euro akan dikenai tarif 30% dengan batas impor 33.000 unit per tahun.

Adapun mobil dengan harga di atas 50.000 euro juga dikenakan tarif 30%, dengan kuota 33.000 unit per tahun.

Dua kategori harga tertinggi akan menikmati penurunan tarif paling besar. Secara keseluruhan, kuota impor untuk ketiga kategori tersebut akan dinaikkan secara bertahap hingga 160.000 unit dalam jangka waktu 10 tahun.

Baca Juga: AS Serahkan Kembali Kapal Tanker Sitaan ke Venezuela

Kementerian Perdagangan India belum memberikan tanggapan resmi terkait rincian kesepakatan tersebut.

Seiring meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah dan atas di India, minat terhadap produk mewah juga terus tumbuh, mulai dari hunian premium hingga jam tangan mahal.

Namun demikian, mobil mewah masih menyumbang kurang dari 1% dari total 4,4 juta kendaraan penumpang yang terjual di India pada tahun lalu.

Meski pelaku industri menyebut penurunan tarif belum tentu langsung berdampak pada penurunan harga jual, kebijakan ini dinilai akan memberi ruang bagi produsen untuk menghadirkan lebih banyak model ke pasar India.

Selain BMW dan Mercedes-Benz, produsen Eropa lain seperti Volkswagen, Renault, dan Stellantis juga diperkirakan akan mendapat manfaat, termasuk peluang peningkatan alih teknologi dan integrasi rantai pasok.

Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga, Powell: Inflasi Masih Tinggi tapi Terkendali

Sementara itu, India juga sepakat menurunkan tarif impor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) asal Eropa menjadi 30%–35% untuk total 20.000 unit.

Namun, kebijakan ini baru akan berlaku lima tahun setelah perjanjian dagang diterapkan dan hanya untuk EV dengan harga di atas 20.000 euro, guna melindungi produsen domestik seperti Tata Motors dan Mahindra.

Sejalan dengan mobil konvensional, tarif impor EV juga akan diturunkan secara bertahap hingga 10% dalam lima tahun, dengan kuota impor tahunan yang meningkat hingga 90.000 unit.

Selanjutnya: Rekomendasi HP Android Terbaik 1 Jutaan: Kaget Lihat Performa Gaming & Kameranya

Menarik Dibaca: Rekomendasi HP Android Terbaik 1 Jutaan: Kaget Lihat Performa Gaming & Kameranya