KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Rencana Alipay+ untuk terhubung dengan sistem pembayaran instan India, Unified Payments Interface (UPI), kembali menghadapi hambatan. Pemerintah India menahan proposal tersebut karena kekhawatiran keamanan nasional serta risiko terkait penyimpanan dan penggunaan data pelanggan. Mengutip laporan Reuters (3/9), tiga sumber yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan, kekhawatiran India terutama berasal dari keterkaitan Alipay+ dengan China. Pemerintah juga menyoroti potensi kebocoran data, penyalahgunaan informasi pelanggan hingga risiko pencucian uang. Proposal tersebut diajukan Alipay+ pada Januari 2026. Jika terealisasi, pengguna UPI dari India dapat melakukan pembayaran di lebih dari 150 juta merchant yang berada dalam jaringan Alipay+ di China, Hong Kong dan sejumlah negara Asia lainnya.
India Tahan Rencana Alipay+ Terhubung ke UPI
KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Rencana Alipay+ untuk terhubung dengan sistem pembayaran instan India, Unified Payments Interface (UPI), kembali menghadapi hambatan. Pemerintah India menahan proposal tersebut karena kekhawatiran keamanan nasional serta risiko terkait penyimpanan dan penggunaan data pelanggan. Mengutip laporan Reuters (3/9), tiga sumber yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan, kekhawatiran India terutama berasal dari keterkaitan Alipay+ dengan China. Pemerintah juga menyoroti potensi kebocoran data, penyalahgunaan informasi pelanggan hingga risiko pencucian uang. Proposal tersebut diajukan Alipay+ pada Januari 2026. Jika terealisasi, pengguna UPI dari India dapat melakukan pembayaran di lebih dari 150 juta merchant yang berada dalam jaringan Alipay+ di China, Hong Kong dan sejumlah negara Asia lainnya.