KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (
INDY) berencana untuk menjual kembali 7,5 juta saham treasuri milik perusahaan yang didapat dari hasil pembelian kembali (buyback) pada 2, 3, dan 6 Juli 2020 silam.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 2 Juli 2020 lalu INDY melakukan buyback sebanyak 2,3 juta saham. Setelah itu, INDY melanjutkan pembelian kembali sebanyak 2,4 juta saham pada 3 Juli 2020 dan 2,8 juta saham pada 6 Juli 2020. Alhasil, secara akumulatif, INDY membeli kembali 7,5 juta saham dalam tiga transaki tersebut. "Sampai dengan keterbukaan informasi ini, perusahaan memiliki 7,5 juta saham treasuri hasil dari pembelian saham kembali pada 6 Juli 2020," tulis Sekretaris Perusahaan INDY Adi Pramono, Senin (27/4/2026). Baca Juga: Transformasi Bisnis Non Batubara Bikin Saham IndIka Energy (INDY) Semakin Membara INDY pun berencana menjual kembali saham treasuri tersebut pada periode 11 Mei 2026 sampai 5 Juli 2026. Harga penjualan saham treasuri ini tidak akan lebih rendah dari harga penutupan perdagangan harian di BEI satu hari sebelum tanggal penjualan saham. Opsi lainnya, harga penjualan bisa ditentukan berdasarkan harga rata-rata dari harga penutupan harian di BEI selama 90 hari terakhir sebelum tanggal penjualan. Hal ini mengacu pada POJK 30/2017. Nantinya, INDY akan menunjuk perusahaan sekuritas yang terdaftar sebagai anggota bursa untuk melaksanakan penjualan saham treasuri tersebut. Baca Juga: Indika Energy (INDY) Genjot Bisnis Non-Batubara, Ini Catatan dari Analis Manajemen INDY memastikan bahwa pelaksanaan penjualan saham treasuri tidak akan berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perusahaan. "Perusahaan berkeyakinan bahwa transaksi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal," tandas Adi. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News