KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) mengintip peluang perbaikan kinerja pada 2026. Tak hanya memanfaatkan pemulihan harga batubara, emiten ini juga makin aktif mendiversifikasikan bisnisnya. Sebagai kilas balik, INDY mengalami penurunan pendapatan 17,14% year on year (yoy) menjadi US$ 2,03 miliar pada 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tergerus 40,18% yoy menjadi US$ 6,03 juta. Head of Corporate Communications Indika Energy Ricky Fernando mengatakan, prospek kinerja INDY diperkirakan akan lebih stabil pada 2026 seiring dengan pergerakan harga batubara yang lebih kondusif meski tetap volatil. INDY menargetkan dapat memproduksi batubara sebanyak 30,3 juta ton pada tahun ini.
Indika Energy (INDY) Incar Perbaikan Kinerja Lewat Diversifikasi Usaha
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) mengintip peluang perbaikan kinerja pada 2026. Tak hanya memanfaatkan pemulihan harga batubara, emiten ini juga makin aktif mendiversifikasikan bisnisnya. Sebagai kilas balik, INDY mengalami penurunan pendapatan 17,14% year on year (yoy) menjadi US$ 2,03 miliar pada 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tergerus 40,18% yoy menjadi US$ 6,03 juta. Head of Corporate Communications Indika Energy Ricky Fernando mengatakan, prospek kinerja INDY diperkirakan akan lebih stabil pada 2026 seiring dengan pergerakan harga batubara yang lebih kondusif meski tetap volatil. INDY menargetkan dapat memproduksi batubara sebanyak 30,3 juta ton pada tahun ini.