KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Premier Investment Management (IPIM) bakal meluncurkan produk Exchange Traded Fund (ETF) emas pada Senin, 10 Agustus 2026. Produk ini akan diberi nama Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Syariah Indonesia, dengan kode ticker XGLD. Head of Marketing IPIM, M. Fairuz Zaman, mengatakan, adanya produk ETF emas yang dikelola oleh IPIM tersebut, merupakan sebuah inovasi baru dalam penambahan varian produk sebagai alternatif instrumen investasi, dan akan memberikan kemudahan bagi investor pemodal untuk mengakses pasar emas
Baca Juga: FTSE Russell Segera Putuskan Status Freeze, Begini Dampaknya ke IHSG Menurut Fairuz, seluruh investor individu maupun institusi berpotensi menjadi target pasar ETF emas. Pasalnya, tren investasi emas secara fisik yang dilakukan masyarakat pemodal saat ini masih cukup tinggi. “Jadi ke depan produk ETF Emas ini perlu dilakukan sosialisasi kepada masyakarat bahwa ETF Emas bisa memenuhi kebutuhan investasi emas tersebut,” ujar Fairuz kepada Kontan, Jumat (7/8/2026). Lebih dalam, IPIM optimistis terhadap prospek ETF emas ke depan. Manajemen menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) XGLD dapat mencapai Rp 100 miliar dalam satu tahun ke depan. “Target dana kelolaan kami targetkan di Rp 100 Miliar dalam satu tahun kedepan dan kami optimis dengan ide produk baru ini kedepan potensinya masih cukup besar,” bidiknya. Ada pun pemerintah saat ini tengah mengkaji pemberian insentif fiskal bagi produk ETF berbasis emas sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan instrumen investasi di pasar keuangan. Saat ini, pembahasan mengenai skema insentif tersebut masih berlangsung bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, insentif tersebut diarahkan untuk perdagangan ETF emas yang tidak melibatkan penyerahan fisik emas (non-delivery).
Menurut Fairuz, dukungan dari para pemangku kebijakan tersebut merupakan salah satu faktor yang dapat semakin meningkatkan daya tarik instrumen ini. “Jika adanya informasi ETF emas ini akan mendapatkan insentif pajak akan berjalan, maka akan menambah nilai tambah dan daya tarik investor untuk berinvestasi ke instrumen ini, yang mana akan mendorong pertumbuhan ETF Emas di Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga: Prospek INCO, INKP, CUAN, dan INDY Menarik, Cek Rekomendasi Sahamnya Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News