Indo Tambangraya (ITMG) Buka Peluang Investasi di Nikel dan Mineral Strategis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membuka peluang memperluas portofolio ke mineral strategis. Ini termasuk nikel dan bauksit, sejalan dengan tren elektrifikasi energi.

Direktur Utama Indo Tambangraya Megah Mulianto mengatakan ITMG telah mulai masuk ke bisnis nikel. Ke depan, ITMG tidak hanya akan mengembangkan nikel, tetapi juga mempertimbangkan mineral strategis lainnya yang mendukung elektrifikasi.

“Kami sudah mulai memasuki bisnis nikel karena kami percaya bahwa arah dari energi ke depan adalah bagaimana kami bisa mensupport elektrifikasi,” jelasnya dalam paparan publik, Rabu (9/9/2026). 


Baca Juga: Penjualan Mobil Cetak Rekor, Emiten Otomotif Bakal Makin Ngegas?

Mulianto menjelaskan nikel merupakan salah satu mineral yang dinilai relevan dengan kebutuhan elektrifikasi. Karena itu, ITMG melihat peluang untuk memperluas bisnis ke berbagai mineral strategis dalam jangka panjang.

“Jadi ke depan bukan hanya nikel saja yang akan kami masuki, tetapi kami akan masuk ke banyak mineral-mineral yang biasa kami sebut strategic minerals,” ucap dia. 

ITMG telah memiliki portofolio tambang mineral melalui kepemilikan di PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE). Di mana, ITMG mendekap 585 juta saham NICE atau setara dengan 9,62%. 

Mulianto bilang masih terbuka opsi menambahkan kepemilikan saham di NICE. Namun, keputusan akan bergantung pada potensi nilai yang dapat diberikan terhadap ITMG serta kesesuaian dengan strategi.

“Apakah kami akan menambah kepemilikan di NICE atau tentu saja itu salah satu menjadi pertimbangan kami, apabila itu bisa memberikan nilai yang lebih,” kata Mulianto. 

Baca Juga: OJK Segera Terbitkan Aturan BMKS, Jenis Komoditas Masih Digodok

Selain nikel, ITMG juga mengamati komoditas lain yang masuk dalam kategori mineral strategis. Di antaranya, nikel dan bauksit yang berpotensi mendukung proses elektrifikasi dan menjadi bagian dari pengembangan bisnis ke depan.

Mulianto bilang ekspansi ke mineral strategis tetap berada dalam koridor strategi ITMG untuk memperkuat bisnis inti sekaligus memperluas peluang. Menurutnya, ITMG akan diri dengan strategi dan rencana bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News