Indo Tambangraya (ITMG) Targetkan Volume Penjualan Batubara Naik Dibanding Tahun Lalu



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menargetkan volume penjualan batubara sebanyak 20,5 juta ton hingga 21,5 juta ton di sepanjang 2022. Target penjualan ini lebih tinggi daripada realisasi penjualan di sepanjang 2021 yang sebesar 20,1 juta ton. 

Yulius Gozali selaku Direktur Komunikasi Korporat & Hubungan Investor ITMG memaparkan, secara keseluruhan prospek bisnis batubara di sepanjang tahun ini akan tetap cerah.  Dia melihat bahwa permintaan terhadap batubara secara global akan tetap tinggi khususnya sebagai imbas dari perang Rusia-Ukraina. 

Di sisi lain, tingginya permintaan juga berpengaruh pada harga batubara yang terjaga di level tinggi sejak awal tahun 2022 hingga Mei saat ini. Yulius melihat, harga batubara akan tetap tinggi hingga beberapa waktu ke depan sehingga dapat menjadi katalis positif bagi kinerja ITMG. 


Namun, dampak perang tersebut juga menjadi tantangan bagi ITMG. Yulius menjelaskan, disrupsi pada perdagangan global sebagai konsekuensi dari konflik Rusia-Ukraina turut menyebabkan kenaikan harga bahan bakar. 

Baca Juga: Hingga Kuartal I-2022, Pangsa Pasar Matahari Putra Prima (MPPA) Tercatat Capai 26,2%

“Hal ini merupakan tantangan bagi Perusahaan untuk memastikan operasi bisnis yang kuat dan manajemen biaya yang efektif,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Selasa (10/5). 

Kendati ada tantangan, Yulius mengungkapkan ITMG tetap optimistis mengejar target volume penjualan batubara sebanyak 20,5 juta ton hingga 21,5 juta ton di tahun ini. Adapun untuk target volume produksi sebesar 17,5 juta ton hingga 18,8 juta ton. Secara umum, target volume penjualan dan produksi batubara di tahun ini lebih tinggi dibandingkan 2021. 

Di 2021, ITMG mencatatkan penjualan batubara sebanyak 20,1 juta ton sedangkan produksinya sebanyak 18,2 juta ton. 

Untuk mendukung target tersebut, ITMG menyiapkan belanja modal senilai US$ 68,8 juta. Yulius menerangkan, agar dapat mencapai target volume produksi pihaknya akan memaksimalkan produksi dengan terus meningkatkan kapasitas infrastruktur tambang. 

Baca Juga: Telkom Indonesia (TLKM) Raih Pendapatan Rp 35,2 Triliun di Kuartal I-2022

Di samping itu, manajemen ITMG juga terus  menjaga pasar ekspor yang ada, baik di negara maju dengan permintaannya yang stabil dan negara berkembang yang ekonominya sedang bertumbuh. 

Di sepanjang 2021, khusus pasar ekspor ITMG memasarkan batubara ke sejumlah negara yakni China, Jepang, Filipina, Bangladesh, Thailand, dan negara-negara lain di Asia Timur, Tenggara, Selatan serta Oseania. 

Editor: Tendi Mahadi