KONTAN.CO.ID- JAKARTA. Emiten produsen semen, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengalami penurunan kinerja keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan neto INTP menurun 4,42% year on year (yoy) menjadi Rp 17,73 triliun pada 2025. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan neto INTP tercatat sebesar Rp 18,55 triliun. Mayoritas pendapatan neto INTP pada 2025 berasal dari segmen penjualan semen sebanyak Rp 16,83 triliun. Setelah itu, diikuti oleh pendapatan dari segmen penjualan beton siap pakai sebesar Rp 1,52 triliun dan segmen tambang agregat sebesar Rp 252,28 miliar. Total pendapatan neto tersebut kemudian dikurangi eliminasi sebesar Rp 873,06 miliar.
Indocement (INTP) Cetak Laba Bersih Rp 2,25 Triliun pada 2025
KONTAN.CO.ID- JAKARTA. Emiten produsen semen, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengalami penurunan kinerja keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan neto INTP menurun 4,42% year on year (yoy) menjadi Rp 17,73 triliun pada 2025. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan neto INTP tercatat sebesar Rp 18,55 triliun. Mayoritas pendapatan neto INTP pada 2025 berasal dari segmen penjualan semen sebanyak Rp 16,83 triliun. Setelah itu, diikuti oleh pendapatan dari segmen penjualan beton siap pakai sebesar Rp 1,52 triliun dan segmen tambang agregat sebesar Rp 252,28 miliar. Total pendapatan neto tersebut kemudian dikurangi eliminasi sebesar Rp 873,06 miliar.