JAKARTA. Kinerja salah satu raksasa industri otomotif nasional PT Indomobil Sukses International Tbk tak menggembirakan pada paruh pertama tahun ini. Hal itu terlihat dari kinerja Indomobil yang mengalami kerugian yang cukup besar di semester I 2015. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan berkode emiten IMAS tersebut pada Bursa Efek Indonesia (BEI), per Juni 2015, perseroan mengalami rugi komprehensif sebesar Rp 168,08 miliar. Kerugian yang diderita perseroan itu meningkat 26,71% dibanding semester I 2014. Adapun pendapatan bersih PT Indomobil Sukses International Tbk mencapai Rp 9,38 triliun atau tumbuh 1,62% dibanding periode yang sama tahun lalu. Rendahnya pertumbuhan pendapatan bersih perseroan juga diikuti dengan kenaikan beban pokok pendapatan. Asal tahu saja, beban pokok pendapatan perseroan mencapai Rp 8,02 triliun atau tumbuh 0,88% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Indomobil merugi Rp 168,08 miliar di semester I
JAKARTA. Kinerja salah satu raksasa industri otomotif nasional PT Indomobil Sukses International Tbk tak menggembirakan pada paruh pertama tahun ini. Hal itu terlihat dari kinerja Indomobil yang mengalami kerugian yang cukup besar di semester I 2015. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan berkode emiten IMAS tersebut pada Bursa Efek Indonesia (BEI), per Juni 2015, perseroan mengalami rugi komprehensif sebesar Rp 168,08 miliar. Kerugian yang diderita perseroan itu meningkat 26,71% dibanding semester I 2014. Adapun pendapatan bersih PT Indomobil Sukses International Tbk mencapai Rp 9,38 triliun atau tumbuh 1,62% dibanding periode yang sama tahun lalu. Rendahnya pertumbuhan pendapatan bersih perseroan juga diikuti dengan kenaikan beban pokok pendapatan. Asal tahu saja, beban pokok pendapatan perseroan mencapai Rp 8,02 triliun atau tumbuh 0,88% dibanding periode yang sama tahun lalu.