Indonesia Beri Akses Mineral Kritis ke AS, Wamen Investasi: Wajib Hirilisasi



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Indonesia membuka akses ekspor mineral kritis ke Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari kesepakatan dagang resiprokal atau Agreement on Reciprocal Tariff (ART). Akses tersebut mencakup komoditas strategis, mulai dari nikel hingga logam tanah jarang (rare earth).

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu membeberkan, bahwa pembahasan kerja sama investasi antara Indonesia dan AS dalam sektor mineral kritis masih berada dalam koridor permintaan akses bagi pelaku usaha, bukan dalam bentuk komitmen khusus antarnegara.

Menurutnya, permintaan dari pihak AS pada dasarnya terkait peluang bagi perusahaan mereka untuk masuk ke sektor mineral Indonesia, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan perkeretaapian. Pemerintah memandang hal tersebut sebagai praktik bisnis yang wajar selama mengikuti aturan yang berlaku di dalam negeri.


Baca Juga: Muncul MBG TV, Nanik Sebut Tidak Ada Kaitan dengan BGN

“Permintaan US salah satunya railroad itu nggak ada masalah dan semua itu kita lakukan mungkin semua negara kita lakukan hal yang sama sepanjang itu dilakukan aturan bahwa mereka harus berinvestasi,” tutur Todotua kepada awak media, Kamis (26/2/2026).

Sejalan dengan itu, ia menekankan, Indonesia tetap berpegang pada ketentuan bahwa mineral tidak boleh diekspor dalam bentuk bahan mentah. Karena itu, setiap investor yang ingin masuk wajib berinvestasi dalam proses pengolahan di dalam negeri.

“Kalau mereka mau masuk, mereka harus berinvestasi dalam prosesnya. Undang-undang kita tidak mengizinkan raw material keluar begitu saja,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut tidak hanya berlaku bagi AS saja, tetapi juga untuk seluruh negara. Pemerintah membuka akses yang sama sepanjang investor menjalankan skema hilirisasi dan memenuhi ketentuan regulasi.

Dengan demikian, kerja sama yang terjadi lebih bersifat business to business (B2B) antar pelaku usaha, bukan dalam bentuk perlakuan khusus yang melanggar prinsip kesetaraan investasi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembahasan kerja sama dengan AS mencakup seluruh sektor strategis, termasuk penghiliran mineral. Pemerintah pun memastikan peluang investasi bagi perusahaan AS di sektor mineral kritis terbuka lebar.

Critical mineral sudah ada pembicaraan Danantara dengan badan ekspor di Amerika dan beberapa pihak lainnya. Bahkan, ada perusahaan Amerika yang sudah berbicara langsung dengan perusahaan mineral kritis di Indonesia,” ujar Airlangga saat ditemui di Pondok Indah Mall, Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Airlangga mengungkapkan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan berperan sebagai penghubung utama dengan skema business to business (B2B). Minat korporasi AS tidak hanya datang dari pemain lama, tetapi juga perusahaan teknologi dan otomotif global seperti Ford Motor Company hingga Tesla yang membidik pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.

Ia menegaskan, pembukaan akses mineral kritis bagi AS bukan merupakan kebijakan baru. Menurutnya, investasi AS di sektor pertambangan Indonesia telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.

Airlangga mencontohkan Freeport McMoran yang telah beroperasi di sektor tembaga sejak 1967 dan kini memiliki fasilitas pemurnian (refinery) di Gresik. Selain itu, Vale juga telah menggarap sektor nikel di Indonesia sejak era 1970-an.

Baca Juga: Anggaran Makan Bergizi Gratis Disebut Caplok Dana Pendidikan, Begini Penjelasan BGN

“Bagi Indonesia, kerja sama mineral kritis dengan Amerika itu sudah lama berjalan. Jadi ini bukan sesuatu yang baru,” tegas Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan, mineral kritis yang dibutuhkan AS meliputi tembaga, nikel, bauksit, hingga logam tanah jarang yang merupakan produk sampingan dari timah. Kebutuhan tersebut tidak hanya untuk pengembangan kendaraan listrik, tetapi juga menopang sektor pertahanan dan teknologi tinggi.

“Akses itu diperlukan untuk otomotif, pesawat terbang, roket, pertahanan, hingga kelautan,” ujarnya.

Selanjutnya: Lengkap! Jadwal Buka Puasa Bandung Sepanjang Ramadan 2026 Resmi Kemenag

Menarik Dibaca: Jadwal Buka Puasa Kota Madiun Ramadan 26 Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News