Indonesia Bidik Rantai Pasok Chip Global, Ini Langkah Awalnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia mulai membangun pijakan untuk masuk ke rantai pasok industri semikonduktor global melalui pengembangan desain chip dan sumber daya manusia.

Langkah ini dinilai menjadi pilihan yang lebih realistis bagi Indonesia sebelum masuk ke tahapan industri semikonduktor yang membutuhkan investasi lebih besar.

Ketua Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) Trio Adiono mengatakan, desain chip dapat menjadi titik masuk strategis bagi Indonesia untuk mengambil bagian dalam rantai pasok semikonduktor global.


"Melalui riset dan pendidikan yang konsisten, Indonesia dapat menjadi produsen pengetahuan dan talenta, bukan hanya sekadar pasar," kata Trio dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).

Pengembangan kemampuan desain chip menjadi semakin strategis di tengah meningkatnya kebutuhan semikonduktor global. Industri chip saat ini menghadapi tekanan pasokan seiring meningkatnya kebutuhan untuk pusat data dan kecerdasan artifisial (AI).

Baca Juga: Pemerintah Perketat Impor Skrap Baja, Industri Waspadai Kenaikan Biaya Produksi

International Data Corporation (IDC) mencatat pengiriman komputer pribadi global pada kuartal III 2026 turun 20,1% secara tahunan.

Sementara itu, Counterpoint Research mencatat pengiriman smartphone turun sekitar 20% pada periode yang sama, menjadi level terendah untuk kuartal III sejak 2012.

Produsen chip global kini memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan AI. Kondisi tersebut ikut menekan ketersediaan chip bagi sejumlah sektor lain, termasuk elektronik rumah tangga dan otomotif.

Bagi Indonesia, situasi tersebut memperlihatkan pentingnya membangun kemampuan industri semikonduktor di dalam negeri. Apalagi, kebutuhan chip untuk berbagai sektor industri nasional saat ini masih banyak dipenuhi melalui impor.

ICDEC dibentuk sebagai organisasi nirlaba yang mengandalkan kolaborasi dengan perguruan tinggi, industri, dan mitra global. Saat ini, ICDEC telah bermitra dengan 16 perguruan tinggi dan tujuh pelaku industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News