Indonesia Gadai Oke Sebut Ada Peningkatan Aktivitas Gadai Menjelang Lebaran



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan dana yang meningkat menjelang Lebaran, membuat banyak masyarakat menggunakan layanan gadai. PT Indonesia Gadai Oke menerangkan menjelang periode Ramadan hingga Lebaran, memang ada peningkatan aktivitas gadai dari masyarakat. 

Direktur PT Indonesia Gadai Oke Danioko Sastra Sembiring mengatakan peningkatan itu umumnya dipicu kebutuhan konsumsi rumah tangga, seperti persiapan mudik hingga pembelian kebutuhan Lebaran. 

"Meski demikian, peningkatan yang terjadi masih dalam batas yang wajar dan mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat yang relatif stabil," katanya kepada Kontan, Rabu (11/3/2026).


Baca Juga: Calon DK OJK, Hasan Fawzi Targetkan Kapitalisasi Pasar Modal Tembus Rp 25.000 Triliun

Danioko menyampaikan berdasarkan data transaksi sejauh ini, barang jaminan yang paling dominan dalam layanan gadai PT Indonesia Gadai Oke adalah elektronik. Secara umum, dia bilang masyarakat memanfaatkan layanan gadai menjelang Lebaran karena beberapa alasan utama, seperti kebutuhan konsumsi rumah tangga, biaya perjalanan mudik, serta kebutuhan pendidikan anak.

"Selain itu, ada juga yang memerlukan tambahan modal usaha kecil yang biasanya meningkat selama Ramadan," tuturnya.

Untuk biaya pinjaman, Danioko menyebut perusahaan menetapkan tarif yang tetap dan tidak berubah meskipun menjelang Lebaran. 

Berdasarkan data perusahaan hingga per Februari 2026, kinerja pembiayaan gadai PT Indonesia Gadai Oke menunjukkan pertumbuhan 4,10%, jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 143,14 triliun per Januari 2026. Nilai itu mengalami pertumbuhan sebesar 60,05%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Secara rinci mengenai kinerja per Januari 2026, OJK mencatat pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai sebesar Rp 115,98 triliun. Nilainya mencakup 81,03% dari total pembiayaan yang disalurkan industri. 

Baca Juga: BRI Siapkan Uang Tunai Rp 25 Triliun Penuhi Kebutuhan Lebaran 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News