Indonesia Kalah Telak, Ini Rahasia Malaysia Pikat 38 Juta Turis Asing Tahun 2025
Selasa, 13 Januari 2026 08:04 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah Indonesia harus berbenah dan belajar banyak dari negara tetangga di bidang industri pariwisata. Pasalnya negara tetangga ini menjadi negara di Asia Tenggara yang paling banyak dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2025. Malaysia kembali menjadi negara tujuan wisata terpopuler di Asia Tenggara pada 2025, jauh unggul dibandingkan Indonesia. Malaysia bahkan mengungguli Thailand yang selama ini paling banyak dikunjungi wisatawan asing. Diberitakan Kompas.com, Malaysia kembali menegaskan posisinya sebagai negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara untuk dua tahun berturut-turut, sekaligus mengungguli Thailand sepanjang 2025.
Baca Juga: BRMS Bidik Produksi Emas 80.000 Oz, Risiko Gagal Jika 3 Proyek Ini Mandek Berdasarkan data terbaru yang dirangkum Tourism Malaysia dan dilaporkan oleh VnExpress International, Malaysia mencatat sekitar 38,3 juta kedatangan wisatawan asing dalam 11 bulan pertama 2025. Jumlah tersebut telah melampaui total kunjungan internasional yang diraih Thailand sepanjang tahun. Sebaliknya, Thailand hanya membukukan sekitar 32,9 juta kedatangan wisatawan mancanegara pada 2025, atau turun sekitar 7% dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Perbedaan ini menandai perubahan signifikan dalam peta persaingan pariwisata di kawasan ASEAN. Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan asing di Indonesia sepanjang Januari-November 2025 hanya mencapai 13.979.655 kunjungan. Tonton: Banyak Oknum Pajak Korupsi, Ini Saran Pembenahan dari Pengamat Bebas Visa Capaian Malaysia dinilai tidak lepas dari berbagai langkah strategis yang dijalankan pemerintah untuk menarik wisatawan global. Salah satu kebijakan kunci adalah perluasan fasilitas bebas visa bagi wisatawan dari China dan India yang mulai diberlakukan sejak Desember 2023 dan diperpanjang hingga 2026. Kebijakan tersebut terbukti efektif mendorong lonjakan kunjungan dari dua pasar utama Asia yang selama ini menjadi tulang punggung pertumbuhan sektor pariwisata regional. Selain itu, Malaysia juga agresif meningkatkan konektivitas penerbangan internasional serta memperbaiki fasilitas di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur Terminal 1. Langkah ini menjadikan bandara utama Malaysia tersebut semakin ramah dan efisien sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara. Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan perubahan lanskap pariwisata Asia Tenggara. Selama bertahun-tahun, Thailand dikenal sebagai destinasi unggulan dengan pantai eksotis, budaya yang kuat, serta kuliner yang mendunia. Namun kini, Malaysia menunjukkan daya saing yang semakin solid melalui kebijakan adaptif dan promosi pariwisata yang agresif. Pengamat menilai tren ini juga mencerminkan pergeseran preferensi wisatawan internasional, khususnya dari Asia Timur dan Asia Tenggara, yang semakin memandang Malaysia sebagai tujuan utama untuk liburan, perjalanan bisnis, maupun kunjungan keluarga. Dengan momentum yang terus terjaga, Malaysia berpotensi mempertahankan posisinya sebagai destinasi wisata terpopuler di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.
Sebagian artikel bersumber: https://travel.kompas.com/read/2026/01/12/203000727/kalahkan-thailand-malaysia-jadi-negara-paling-banyak-dikunjungi-turis-di-asia.
OTT KPK di DJP, Ditjen Pajak Minta Maaf dan Janji Perkuat Integritas