KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan mengecualikan nikel pig iron (NPI), yang menjadi mayoritas ekspor nikel negara, serta beberapa produk minyak sawit olahan dari kebijakan sentralisasi ekspor komoditas, kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kamis (2/5/2026). Kebijakan yang diumumkan minggu ini mewajibkan ekspor batubara, minyak sawit, dan ferroalloy untuk melalui perusahaan negara, dengan fase transisi yang diperkirakan dimulai 1 Juni. Indonesia merupakan eksportir utama dunia untuk batubara termal, minyak sawit, dan produk nikel. Airlangga menjelaskan, NPI, yaitu nikel dengan kemurnian rendah, tidak termasuk dalam kebijakan ini. Sementara itu, ferronikel tetap masuk karena kandungan besinya lebih tinggi.
Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan mengecualikan nikel pig iron (NPI), yang menjadi mayoritas ekspor nikel negara, serta beberapa produk minyak sawit olahan dari kebijakan sentralisasi ekspor komoditas, kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto pada Kamis (2/5/2026). Kebijakan yang diumumkan minggu ini mewajibkan ekspor batubara, minyak sawit, dan ferroalloy untuk melalui perusahaan negara, dengan fase transisi yang diperkirakan dimulai 1 Juni. Indonesia merupakan eksportir utama dunia untuk batubara termal, minyak sawit, dan produk nikel. Airlangga menjelaskan, NPI, yaitu nikel dengan kemurnian rendah, tidak termasuk dalam kebijakan ini. Sementara itu, ferronikel tetap masuk karena kandungan besinya lebih tinggi.
TAG: