Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) akan melakukan pengembangan terminal tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) akan melakukan pengembangan terminal tahun ini. Hal tersebut dilakukan dengan menggenjot peningkatan kapasitas lapangan terminal di Pelabuhan Tanjung Priok dan pengembangan terminal domestik baru di Makassar.

Director of Finance & Human Resources IPCC Sugeng Mulyadi menjelaskan, peningkatan kapasitas lapangan tersebut bertujuan untuk menambah kapasitas penyimpanan dan throughput. “Jadi, kita membangun gedung parkir lima lantai seluas lima hektar. Kemudian, kita ada peluasan lapangan penumpukan sekitar 3 hektar,” jelas Sugeng dalam kunjungannya ke Kontan.co.id, Rabu (13/2).

Perusahaan ini akan meningkatkan kapasitas terminal sebesar 50% dalam area saat ini yang seluas 31 hektar (ha) di pelabuhan Tanjung Priok. Sejak 2018, IPCC berusaha melakukan ekspansi terminal di pelabuhan tanjung priok dari 34,5 ha agar menjadi seluas 89,5 ha. Dengan luas tersebut, IPCC akan menjadi terminal mobil terbesar di dunia berdasarkan luasan area.


Dengan kapasitas lahan seluas 34,5 ha, terminal yang dimiliki IPCC bisa menampung 780.000 kendaraan per tahun. Tahun ini juga IPCC akan mengembangkan terminal domestik baru di luar Jakarta, yakni di Makasar. “Yang sudah jalan di Pontianak dan di Panjang (Lampung),” kata Sugeng.

Sugeng mengatakan, IPCC fokus ke pengembangan kapasitas terminal demi peningkatan pendapatan dan kinerja yang lebih besar lagi. IPCC menargetkan pertumbuhan bisnis tersebut di angka 30%. “Kita fokus di market yang besar dulu. Nanti sisanya kita grab di kesempatan berikutnya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .