KARAWANG. Kebutuhan bahan peledak berkekuatan kecil (low explosive) untuk bahan tambang di Indonesia terus meningkat. Sayangnya, industri dalam negeri tidak sanggup memenuhi seluruh kebutuhan itu. Walhasil, Indonesia pun ketergantungan dengan bahan peledak impor. Tahun ini, kebutuhan material bahan peledak alias amonioum nitrat (AN) mencapai 470.000 ton, 70% di antaranya impor. MS Hidayat, Menteri Perindustrian, mengatakan, Indonesia akan terus bergantung pada bahan peledak impor. Soalnya, pertumbuhan industri tidak sebanding dengan permintaan barang. Tahun 2012, kebutuhan AN bisa mencapai 550.000 ton. "Kebutuhan selalu meningkat seiring ramainya pembukaan lahan baru pertambangan, tapi industri bahan peledak cenderung stagnan," kata Hidayat, Senin (3/10). Menurut Hidayat, kebutuhan AN yang besar seharusnya bisa mendorong pertumbuhan industri bahan peledak. Apalagi, di Indonesia mudah mendapatkan bahan bakunya. Bahan baku AN adalah amonia yang bisa dipasok dari perusahaan pupuk seperti Pupuk Kujang dan Pupuk Kaltim.
Indonesia masih bergantung bahan peledak impor
KARAWANG. Kebutuhan bahan peledak berkekuatan kecil (low explosive) untuk bahan tambang di Indonesia terus meningkat. Sayangnya, industri dalam negeri tidak sanggup memenuhi seluruh kebutuhan itu. Walhasil, Indonesia pun ketergantungan dengan bahan peledak impor. Tahun ini, kebutuhan material bahan peledak alias amonioum nitrat (AN) mencapai 470.000 ton, 70% di antaranya impor. MS Hidayat, Menteri Perindustrian, mengatakan, Indonesia akan terus bergantung pada bahan peledak impor. Soalnya, pertumbuhan industri tidak sebanding dengan permintaan barang. Tahun 2012, kebutuhan AN bisa mencapai 550.000 ton. "Kebutuhan selalu meningkat seiring ramainya pembukaan lahan baru pertambangan, tapi industri bahan peledak cenderung stagnan," kata Hidayat, Senin (3/10). Menurut Hidayat, kebutuhan AN yang besar seharusnya bisa mendorong pertumbuhan industri bahan peledak. Apalagi, di Indonesia mudah mendapatkan bahan bakunya. Bahan baku AN adalah amonia yang bisa dipasok dari perusahaan pupuk seperti Pupuk Kujang dan Pupuk Kaltim.