Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan China, Forum Beijing Bidik Investasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama ekonomi dengan Tiongkok melalui Indonesia–China Investment Forum yang menjadi bagian dari misi dagang di Beijing.

Langkah ini ditempuh untuk mendorong investasi, memperluas akses pasar, sekaligus mempererat kemitraan bilateral kedua negara.

Forum yang digelar di China World Hotel, Beijing ini merupakan inisiatif Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) dan dihadiri sejumlah pejabat serta pelaku usaha dari kedua negara.


Kegiatan difokuskan pada diskusi panel dan business matching guna mendorong kerja sama konkret di berbagai sektor potensial.

Baca Juga: WIKA: Pembangunan Bendungan Jenelata, Progres Telah Capai 25,2% per kuartal I-2026

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menilai, forum ini memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Tiongkok, khususnya dalam mendorong peran UMKM di pasar global.

“Forum ini memiliki arti strategis dalam memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara, khususnya dalam pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Pelaku usaha harus mampu terintegrasi dalam global value chain serta adaptif terhadap transformasi digital dan inovasi teknologi,” ujar Menteri UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, Minggu (4/3).

Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun menambahkan, forum ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha kedua negara.

“Forum ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pelaku usaha Indonesia dan Tiongkok, serta memperkuat kemitraan yang berorientasi pada hasil dan keberlanjutan,” ungkap Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Baru Rp17,46 triliun Sepanjang 2025

Senada, Ketua Umum ATTEC Budihardjo Iduansjah menyebut forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mendorong realisasi kerja sama nyata.

“Forum ini tidak hanya menjadi ruang dialog, tetapi juga jembatan untuk menghadirkan kerja sama nyata, baik dalam bentuk investasi, ekspansi pasar, maupun kemitraan industri yang berkelanjutan antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar Ketua Umum ATTEC (Asian Trade, Tourism, and Economics Council), Budihardjo Iduansjah.

Sebagai tindak lanjut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ATTEC dan China International Council for the Promotion of Multinational Corporations.

Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi investasi dan perdagangan secara lebih terstruktur.

Selain forum, rangkaian kegiatan juga mencakup pertemuan bilateral dengan sejumlah institusi strategis di Tiongkok, seperti Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT), Kementerian Perdagangan (MOFCOM), hingga perusahaan dan lembaga seperti FESCO, UnionPay, dan Sinomac.

Baca Juga: Laba Anabatic Technologies Tumbuh 13,2%, Ini Pendorong Kinerja 2025

Melalui forum dan misi dagang ini, Indonesia menegaskan, komitmennya untuk membangun kemitraan ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya tarik investasi di kawasan Asia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News