JAKARTA. PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) menargetkan pertumbuhan kinerja pasca bergabungnya PT Reasuransi International Indonesia (ReINDO). Premi Indonesia Re akan dipacu berkali-kali lipat. Frans Y Sahusilawane, Direktur Utama PT Indonesia Re memproyeksikan pendapatan premi perusahaan antara Rp 15 triliun hingga Rp 18 triliun dalam lima tahun mendatang. Angka ini naik tiga kali lipat dibandingkan saat ini. Target premi ini tentu membutuhkan dukungan permodalan dari pemerintah. Untungnya, Indonesia Re telah mendapat komitmen dari pemerintah terkait pemenuhan modal yang dibutuhkan. Nantinya suntikan modal ini akan berasal dari penyertaan modal negara (PMN) atau melalui sinergi BUMN. Dengan demikian, Indonesia Re dapat menjadi reasuransi nomor satu di ASEAN.
Indonesia Re targetkan premi Rp 18 triliun
JAKARTA. PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) menargetkan pertumbuhan kinerja pasca bergabungnya PT Reasuransi International Indonesia (ReINDO). Premi Indonesia Re akan dipacu berkali-kali lipat. Frans Y Sahusilawane, Direktur Utama PT Indonesia Re memproyeksikan pendapatan premi perusahaan antara Rp 15 triliun hingga Rp 18 triliun dalam lima tahun mendatang. Angka ini naik tiga kali lipat dibandingkan saat ini. Target premi ini tentu membutuhkan dukungan permodalan dari pemerintah. Untungnya, Indonesia Re telah mendapat komitmen dari pemerintah terkait pemenuhan modal yang dibutuhkan. Nantinya suntikan modal ini akan berasal dari penyertaan modal negara (PMN) atau melalui sinergi BUMN. Dengan demikian, Indonesia Re dapat menjadi reasuransi nomor satu di ASEAN.