KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Indonesia berencana meningkatkan impor minyak mentah dan gas dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai mencapai US$ 15 miliar per tahun atau setara sekitar Rp 253,23 triliun (kurs Rp 16.882 per dolar AS). Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama ekonomi bilateral Indonesia–AS di sektor energi dan investasi strategis. Rencana tersebut diungkapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani sebagai tindak lanjut kerja sama investasi dan perdagangan pasca penandatanganan dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US–Indonesia Alliance oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump, Jumat (20/2/2026). Menurut Rosan, dalam kerangka Agreement on Reciprocal Tariff (ART), terdapat sejumlah agenda yang menjadi lingkup Kementerian Investasi dan instansi terkait di dalam negeri, termasuk peluang impor energi dari AS sebagai bagian dari keseimbangan perdagangan kedua negara.
Indonesia Targetkan Impor Minyak dan Gas dari AS US$ 15 Miliar per Tahun
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah Indonesia berencana meningkatkan impor minyak mentah dan gas dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai mencapai US$ 15 miliar per tahun atau setara sekitar Rp 253,23 triliun (kurs Rp 16.882 per dolar AS). Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama ekonomi bilateral Indonesia–AS di sektor energi dan investasi strategis. Rencana tersebut diungkapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani sebagai tindak lanjut kerja sama investasi dan perdagangan pasca penandatanganan dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US–Indonesia Alliance oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump, Jumat (20/2/2026). Menurut Rosan, dalam kerangka Agreement on Reciprocal Tariff (ART), terdapat sejumlah agenda yang menjadi lingkup Kementerian Investasi dan instansi terkait di dalam negeri, termasuk peluang impor energi dari AS sebagai bagian dari keseimbangan perdagangan kedua negara.
TAG: