Indonesia Terima 3 Jet Tempur Rafale Perdana dari Prancis: Kekuatan Udara RI Melejit?



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indonesia resmi menerima tiga unit jet tempur Rafale dari Prancis sebagai pengiriman perdana dari kontrak pertahanan bernilai miliaran dolar AS antara kedua negara.

Informasi tersebut disampaikan pejabat Kementerian Pertahanan dilansir dari laman Reuters, Senin (26/1/2026).

Pengiriman ini menandai peningkatan signifikan alutsista TNI AU, seiring upaya modernisasi militer Indonesia yang selama ini masih mengoperasikan sejumlah pesawat tempur berusia tua.


Baca Juga: Tok! Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI Periode 2026–2030

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait menyatakan, ketiga pesawat Rafale tersebut telah resmi diserahkan dan siap digunakan oleh TNI Angkatan Udara.

“Pesawat sudah diserahkan dan siap dioperasikan oleh TNI AU,” ujar Rico dalam pesan tertulis kepada Reuters.

Pernyataan ini menjadi konfirmasi pertama bahwa Indonesia telah menguasai jet tempur canggih tersebut, setelah menandatangani kesepakatan senilai sekitar US$ 8 miliar dengan Prancis pada 2022 dan memperluas kontrak itu pada 2025.

Rico menambahkan, ketiga pesawat Rafale tersebut tiba pada Jumat (24/1/2026) dan saat ini ditempatkan di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

Sebanyak tiga unit tambahan dijadwalkan akan tiba di Indonesia hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Pemerintah Buka Peluang Ambil Alih Operasional 28 Perusahaan yang Dicabut Izinnya

Indonesia merupakan klien utama industri pertahanan Prancis di Asia Tenggara.

Secara total, Indonesia telah memesan hingga 42 unit Rafale buatan Dassault Aviation, serta sejumlah kapal fregat dan kapal selam asal Prancis.

Peningkatan belanja pertahanan ini dilakukan seiring kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang memiliki latar belakang militer sebagai mantan komandan pasukan khusus.

Di pasar global jet tempur, Indonesia termasuk salah satu pembeli paling aktif. Selain Rafale, Indoneesia juga mempertimbangkan berbagai opsi lain, seperti jet tempur J-10 buatan China dan F-15EX produksi AS.

Untuk jangka panjang, Indonesia juga telah menandatangani kontrak pembelian 48 unit jet tempur KAAN dari Turki.

Baca Juga: Fit and Proper Test Calon Deputi BI, Dicky Kartikoyono Pasrah pada Keputusan DPR

Pesawat generasi kelima tersebut menggunakan mesin General Electric F110, yang juga dipakai pada jet tempur F-16 generasi keempat.

Reuters sebelumnya juga melaporkan bahwa Indonesia dan Pakistan sempat membahas potensi kerja sama pengadaan pesawat tempur dan drone tempur dalam pertemuan awal bulan ini.

Selanjutnya: Risiko Likuiditas: Simpanan Melonjak, Bank Terancam Rugi Jika Salah Langkah

Menarik Dibaca: 4 Cara Mengatasi Jerawat Meradang yang Tak Kunjung Sembuh, Nomor 3 Sering Diabaikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News