Indonesian Paradise (INPP) Naik 33,85% di 2025, Tapi Rugi Bersih Rp 98,6 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) pada tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan, namun diiringi tekanan pada laba bersih.

Mengutip laporan keuangan yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (19/3), INPP tercatat membukukan pendapatan neto sebesar Rp 1,74 triliun pada 2025, naik 33,85% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 1,30 triliun.

Pendapatan tersebut ditopang oleh beberapa lini usaha, yakni segmen komersial sebesar Rp 542,54 miliar, perhotelan Rp 627,41 miliar, penjualan properti Rp 527,40 miliar, serta manajemen properti dan lainnya Rp 43,27 miliar.


Baca Juga: Telkom Akses Kerahkan 20.000 Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Seiring dengan peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan juga melonjak signifikan sebesar 65,13% menjadi Rp 742,99 miliar dari Rp 449,93 miliar pada tahun sebelumnya.

INPP masih berhasil menjaga laba bruto meningkat 16,05% menjadi Rp 997,63 miliar pada 2025, dibandingkan Rp 859,73 miliar pada 2024.

Dari beban usaha, beban penjualan dan pemasaran terpantau meningkat 11,26% menjadi Rp 93,51 miliar dari Rp 84,04 miliar. Sementara itu, beban umum dan administrasi juga naik 16,14% menjadi Rp 577,11 miliar. 

Tekanan dari kenaikan berbagai beban tersebut membuat INPP mencatatkan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 98,59 miliar pada 2025.  Padahal pada 2024, perseroan masih membukukan laba bersih sebesar Rp 337,47 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: