KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen bahan baku untuk industri tekstil dan kemasan, PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) menyatakan tahun ini akan menambah kapasitas produksi benang pintal polyester menjadi 13.000 ton per tahun di Indonesia. Tak hanya itu, Perseroan juga berencana untuk meningkatkan produksi pabrik serat polyester 42.000 ton per tahun. Presiden Direktur INDR Vishnu Swaroop Baldwa mengungkapkan langkah ini diambil sebab pihaknya melihat potensi peningkatan permintaan polyster polymer di masa depan. "Tiap tahun kami berencana menambah produksi pabrik. Kami melihat sampai dengan 2030 permintaan polyster polymer akan mencapai 75 juta ton per tahun," ujarnya dalam paparan publik, Senin (30/8).
Saat ini INDR juga tengah menjalankan proyek perluasan pabrik benang pintal menjadi 13.000 ton per tahun di Turki. Aksi ini akan dilakukan pada kuartal I 2022 mendatang. Ia melanjutkan, juga telah menjalankan aksi akuisisi PT Cikondang Kancana Prima (CKP) yang telah berlangsung pada Februari 2021. CKP sendiri memiliki izin usaha pertambangan untuk menambang dan mengolah emas dan mineral lainnya di Cianjur, Jawa Barat. Baca Juga: Industri tekstil tertekan kenaikan tarif kargo
INDR Chart by TradingView