Indosat agresif belanjakan modal kerja



NUSA DUA. Agenda ekspansi PT Indosat Tbk (ISAT) sepanjang 2013 terbilang agresif. Dari total anggaran belanja modal ISAT Rp 8 triliun, manajemen mengaku sudah memakai sekitar 70% sampai kuartal III tahun ini. Ini artinya sampai akhir tahun ISAT masih menyisakan belanja modal sekitar Rp 2,4 triliun.

Menurut Alexander Rusli, Direktur Utama Indosat, dana tersebut digunakan untuk modernisasi jaringan.

“Modernisasi jaringan itu untuk membeli perangkat, menambah kapasitas dan lainnya,” ujar dia. Salah satu teknologi yang terus dikembangkan oleh Indosat adalah membangun jaringan Universal Mobile Telecommunications Systems (UMTS) di frekuensi 900 MHz yang diimplementasikan dalam koneksi 3G.


Teknologi ini telah dirilis oleh Indosat sejak akhir 2012. Namun sampai saat ini baru dijalankan di Padang, Bukittinggi dan Bali. Rencananya, Indosat akan kembali mengoperasikan di beberapa kota besar lainnya.

“Target awal akan dijalankan di Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Sukabumi,” ujar Alexander. Menurut dia, kota-kota tersebut akan segera bisa mengakses jaringan UMTS 3G di 900 Mhz.

Sementara beberapa kota yang lain akan segera menyusul. “Penyelesaian infrastruktur sudah dilaksanakan di tahun ini, namun pengoperasiannya mungkin bisa di tahun depan,” ujar Alexander.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: