Indosat (ISAT) Masuk di Tiga Indeks ESG KEHATI



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terdaftar dalam tiga indeks ESG KEHATI untuk periode Juni–November 2026. 

Ketiga indeks tersebut meliputi Indeks SRI-KEHATI, Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI, dan Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI.

Sebagai tolok ukur utama investasi berbasis ESG di pasar modal Indonesia, SRI-KEHATI merepresentasikan emiten dengan kinerja bisnis dan praktik keberlanjutan yang unggul.


Baca Juga: Saham Indosat (ISAT) Diproyeksi Masih Prospektif Meski Pelanggan Prabayar Menyusut

Reski Damayanti, Director and Chief Legal & Regulatory Officer mengatakan, terpilihnya Indosat dalam indeks ini menjadi milestone penting yang memperkuat kredibilitas perseroan dalam menghadirkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui praktik bisnis yang bertanggung jawab.

“Masuknya Indosat dalam tiga indeks ESG KEHATI menunjukkan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan dapat berjalan sejalan dengan profitabilitas,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).

Hal ini tercermin dari kinerja keuangan perseroan pada kuartal pertama 2026, dengan total pendapatan Rp15,2 triliun, naik 12% YoY.

Pada tahun buku 2025, komitmen ESG Indosat tercermin melalui capaian yang seimbang di aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. 

 
ISAT Chart by TradingView

Dalam melaksanakan perlindungan lingkungan, Indosat berhasil menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 50,89% dengan 51,89% energi yang lebih efisien melalui dukungan teknologi dan AI.

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Indosat (ISAT) yang Ditopang Pertumbuhan Data dan Bisnis AI

Di sisi sosial, Indosat berkontribusi aktif dalam membangun 834.000 SDM digital Indonesia melalui program IDCamp, SheHacks, dan Wadhwani Upskilling. 

“Sebagai perwujudan budaya kerja yang inklusif Indosat juga meningkatkan representasi kepemimpinan perempuan sebesar 27,3%,” katanya.

Sementara itu, dalam menjalankan tata kelola, Indosat berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari ancaman digital melalui gerakan anti-spam dan anti-scam, memperkuat penerapan perlindungan data pribadi, serta menjalankan prinsip Good Corporate Governance guna memastikan setiap keputusan bisnis dijalankan secara etis dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Indosat (ISAT) Tebar Dividen Rp 3,57 Triliun dengan Yield 5% Simak Jadwal Lengkapnya!

“Implementasi prinsip ESG penting untuk memitigasi risiko investasi, menjaga ketahanan operasional, serta memastikan keberlanjutan bisnis,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News