KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) akan mengandalkan pertumbuhan berbasis aset untuk mengoptimalkan biaya investasi untuk tahun buku 2026. Melansir materi paparan publik, ISAT menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 13 triliun. Angka itu tidak termasuk untuk biaya lisensi spektrum baru dan capex GPU berbasis kontrak. Di mana, ISAT tengah menyiapkan diri penguatan kapasitas jaringan melalui partisipasi dalam lelang spektrum frekuensi yang akan digelar pemerintah, termasuk pada pita 700 MHz dan 2,6 GHz.
Indosat (ISAT) Siapkan Capex Rp 13 Triliun di 2026, Begini Dampaknya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) akan mengandalkan pertumbuhan berbasis aset untuk mengoptimalkan biaya investasi untuk tahun buku 2026. Melansir materi paparan publik, ISAT menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 13 triliun. Angka itu tidak termasuk untuk biaya lisensi spektrum baru dan capex GPU berbasis kontrak. Di mana, ISAT tengah menyiapkan diri penguatan kapasitas jaringan melalui partisipasi dalam lelang spektrum frekuensi yang akan digelar pemerintah, termasuk pada pita 700 MHz dan 2,6 GHz.