Indosurya Ramaikan Persaingan Asuransi



JAKARTA. Di tengah serbuan investor asing yang menjajal bisnis asuransi jiwa dalam negeri, terdengar kabar minat serupa datang dari investor lokal. Kali ini, minat tersebut datang dari Grup Indosurya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (12/9) memberikan izin ini pada Indosurya memiliki perusahaan yang bergerak di bidang asuransi jiwa. "Kami baru saja meneken izin pendirian Asuransi Jiwa Indosurya Sukses dan memberikan nomor perusahaan," kata Firdaus Djaelani, Dewan Komisioner OJK.Mayoritas saham asuransi baru ini dipegang Grup Indosurya. Sebagai awal pendirian, modal pertama yang disetor untuk Indosurya Life sebesar Rp 100 miliar. Kini, Indosurya Life sedang mengurus teknologi informasi (TI), sistem dan sumber daya manusia, sebagai persiapan peluncuran.Tak hanya pendirian perusahaan, OJK juga memberi izin penerbitan produk asuransi Indosurya, seperti produk endowment atau dwiguna, unitlink dan personal accident yang akan menyasar ritel. Sebagai regulator, OJK juga mengingatkan para pemain baru di bisnis ini. "Mereka harus serius dan jangan bajak-membajak sumber daya manusia. Khususnya, mereka harus mendidik sendiri para agen," ujar Firdaus.Kehadiran Indosurya Life akan melengkapi bisnis Indosurya di jasa keuangan. Grup ini sebelumnya sudah memiliki PT Asjaya Indosurya Securities, dan PT Indosurya Asset Management. Selain itu, grup ini memiliki PT Indosurya Inti Finance yang menyalurkan pembiayaan. Mulai kendaraan motor, alat berat, kepemilikan rumah hingga logam mulia.

Selain memberi izin pada Indosurya, OJK telah menyetujui akuisisi Asuransi Panin Life oleh Dai-ichi Life Insurance Company Ltd (Dai-ichi Life). Perusahaan asal Jepang ini menjadi pemegang saham Panin Life dengan masuk ke holding Panin. Selain Dai-ichi, investor asing memang lebih santer terdengar aktif merambah bisnis asuransi Tanah Air. Misalnya Tokio Marine, Hanwha Life dari Korea Selatan, Zuellig Group asal Filipina dan Sumitomo Life Insurance.Sebelumnya, Benny Waworuntu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indoensia (AAJI), menyambut baik minat investor lokal. Dia mengingatkan, bisnis ini untuk jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Sanny Cicilia